— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami pergerakan dalam rentang 6.450 hingga 6.700 pada pekan mendatang. Perdagangan pada Senin (14 September 2026) disarankan untuk mencermati enam saham yang dinilai memiliki potensi, termasuk TINS dan PTBA.

Pergerakan IHSG ke depan akan sangat dipengaruhi oleh keputusan kebijakan moneter dari sejumlah bank sentral utama dunia. Selain itu, sinyal teknikal yang mulai menunjukkan potensi tekanan juga menjadi pertimbangan.

Menurut Phintraco Sekuritas, perhatian investor global akan terpusat pada pengumuman kebijakan Federal Reserve (The Fed) pada 16 September 2026. Menyusul kemudian adalah Bank of England (BoE) pada 17 September dan Bank of Japan (BoJ) pada 18 September.

“Agenda kebijakan moneter tersebut menjadi sentimen penting, terutama setelah IHSG menutup perdagangan Jumat (11 September 2026) di level 6.541,3 atau melemah 0,73%, bahkan sempat menyentuh level 4.550-4.740,” tulis Phintraco Sekuritas dalam catatannya, yang dikutip pada Minggu (13 September 2026).

Dari sisi analisis teknikal, IHSG masih berhasil ditutup di atas Moving Average 20 (MA20), sebuah indikator yang digunakan untuk mengamati kecenderungan rata-rata pergerakan harga dalam jangka pendek. Pada grafik mingguan, indikator MACD yang berfungsi membaca arah dan momentum tren juga masih bertahan di area positif.

Namun, Stochastic RSI, yang merupakan indikator momentum pengukur posisi relatif kekuatan harga, membentuk pola death cross di area overbought atau jenuh beli. Kombinasi sinyal ini membuat Phintraco memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.450-6.700 sepanjang perdagangan pekan depan.

Rekomendasi Saham Unggulan

Sementara itu, KB Valbury Sekuritas menyarankan investor untuk fokus pada enam saham potensial, mulai dari TINS hingga PTBA, serta memaksimalkan keuntungan dari saham-saham tersebut pada Senin (14 September 2026). Berikut adalah taktik trading yang direkomendasikan:

1. TINS

  • Trading buy.
  • Target harga di 4.860.
  • Investor dapat melakukan pembelian di rentang 4.550-4.740.
  • Level resistance di 4.860, sementara support di 4.550.
  • Waspada jika harga menembus 4.550.
  • Stop loss di 4.240.

2. MEDC

  • Trading buy.
  • Target harga di 1.620.
  • Investor dapat melakukan pembelian di rentang 1.510-1.555.
  • Level resistance di 1.620, sementara support di 1.510.
  • Waspada jika harga menembus 1.510.
  • Stop loss di 1.400.

3. LSIP

  • Trading buy.
  • Target harga di 1.745.
  • Investor dapat melakukan pembelian di rentang 1.660-1.700.
  • Level resistance di 1.745, sementara support di 1.660.
  • Waspada jika harga menembus 1.660.
  • Stop loss di 1.575.

4. ANTM

  • Trading buy.
  • Target harga di 3.310.
  • Investor dapat melakukan pembelian di rentang 3.180-3.270.
  • Level resistance di 3.310, sementara support di 3.180.
  • Waspada jika harga menembus 3.180.
  • Stop loss di 3.050.

5. UNTR

  • Trading buy.
  • Target harga di 26.575.
  • Investor dapat melakukan pembelian di rentang 26.025-26.300.
  • Level resistance di 26.575, sementara support di 26.025.
  • Waspada jika harga menembus 26.025.
  • Stop loss di 25.475.

6. PTBA

  • Trading buy.
  • Target harga di 3.250.
  • Investor dapat melakukan pembelian di rentang 3.050-3.100.
  • Level resistance di 3.250, sementara support di 3.050.
  • Waspada jika harga menembus 3.050.
  • Stop loss di 2.850.