DailyFX.ID — Pekan ini diprediksi menjadi momen krusial bagi arah kebijakan moneter global, dengan keputusan suku bunga dari tiga bank sentral G7 yang menjadi sorotan utama pasar. Kenaikan inflasi yang kembali menghangat menjadi latar belakang utama pengetatan kebijakan moneter yang semakin seragam.
Head of Research Pluang, Jason Gozali, menegaskan kembali target harga emas di US$ 5.200 dan Bitcoin (BTC) di US$ 100.000 dalam kurun waktu 12 bulan ke depan. Proyeksi ini didasarkan pada analisis bahwa tekanan inflasi yang bersifat struktural tidak akan mudah diatasi hanya dengan kebijakan jangka pendek, meskipun bank sentral menunjukkan keseragaman dalam pengetatan kebijakan.
Tiga bank sentral yang dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan suku bunga mereka adalah Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat, Bank of England, dan Bank of Japan. Ketiganya menghadapi tantangan serupa, yakni peningkatan tekanan inflasi yang mendorong pengetatan kebijakan moneter.
Jason Gozali menjelaskan, “Inflasi inti Amerika Serikat (AS) yang melampaui perkiraan membuat pasar menganggap kenaikan suku bunga The Fed hampir pasti terjadi. Langkah tersebut bahkan berpotensi berlawanan dengan keinginan Presiden Trump.” Ia menambahkan, situasi ini menjadi ujian kredibilitas pertama bagi Ketua The Fed Kevin Warsh.
Pasar telah mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed. Oleh karena itu, keputusan yang tidak sesuai dengan ekspektasi pasar berisiko memicu gejolak yang lebih besar dibandingkan kenaikan suku bunga itu sendiri. Pluang menyoroti risiko ketika keputusan The Fed berbeda dari ekspektasi yang sudah terbentuk. Dalam kondisi ini, tidak menaikkan suku bunga pun tidak menjamin pasar terhindar dari gejolak.
Sebelumnya, European Central Bank (ECB) telah mengambil langkah pengetatan kebijakan pada pekan lalu. Jason melihat langkah ECB sebagai indikasi bahwa sikap bank sentral G7 dalam menghadapi inflasi semakin selaras. Kecenderungan pengetatan yang makin seragam ini justru memperkuat pandangan Pluang bahwa tekanan inflasi bersifat struktural dan sulit diredam hanya melalui kebijakan jangka pendek.
Penilaian inilah yang mendasari Pluang dalam mempertahankan target harga emas dan bitcoin. Fokus pasar pekan ini tertuju pada keputusan suku bunga dan potensi gejolak jika hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi pasar.
Ikuti DailyFX.ID
