DailyFX.ID — Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi terpengaruh oleh kebijakan The Fed pada pekan ini. Perkiraan pergerakan IHSG berada pada rentang resistance 6.700, pivot 6.550, dan support 6.450.
Meskipun demikian, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang dinilai dapat menjadi pilihan utama investor. Salah satunya adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa indeks-indeks Wall Street sempat menunjukkan pemulihan pada Jumat (11/9/2026) seiring dengan penurunan harga minyak. Namun, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor pendek mengalami peningkatan pasca rilis laporan inflasi. Hal ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh The Fed.
“Secara mingguan, ketiga indeks utama ditutup di zona negatif, tertekan oleh aksi jual yang berlanjut di pasar obligasi, meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga, serta peningkatan harga minyak,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (14/9/2026).
Data inflasi Consumer Price Index (CPI) tercatat sebesar 3,4% Year-on-Year (YoY) di Agustus 2026, sama seperti bulan sebelumnya dan sesuai dengan estimasi. Inflasi inti mengalami penurunan menjadi 2,4% YoY dari sebelumnya 2,5% YoY. Akan tetapi, inflasi bulanan menunjukkan peningkatan menjadi 0,4% dari 0,1%, dan inflasi inti naik menjadi 0,3% dari 0,2%. Indeks sentimen konsumen Michigan juga dilaporkan turun ke level 47,8 pada September dari 51,7.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas menambahkan, harga emas ditutup menguat 1,1% ke level US$ 4.363 per troy ounce. Penguatan ini terjadi meskipun data inflasi yang masih tinggi telah meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed.
The Fed Jadi Penentu Arah Pasar
Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa potensi negosiasi mengenai lalu lintas kapal tanker antara GCC dan Iran telah berhasil meredam kenaikan harga minyak. Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar keuangan terhadap prospek inflasi global.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas mengemukakan bahwa investor global akan mencermati keputusan moneter dari beberapa bank sentral utama. Bank sentral tersebut meliputi The Fed (16/9/2026), Bank of England (17/9/2026), dan Bank of Japan (18/9/2026).
Berdasarkan data CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bps) pada pekan ini meningkat hampir mencapai 87% pasca rilis data inflasi.
Phintraco Sekuritas melaporkan bahwa IHSG ditutup melemah pada level 6.541,38 atau turun 0,73% pada perdagangan Jumat lalu. Pergerakan ini terjadi setelah IHSG sempat menyentuh level 6.462. Secara teknikal, IHSG berhasil ditutup di atas level Moving Average 20 hari (MA20). Pada pergerakan mingguan, MACD masih bertahan di area positif, namun Stochastic RSI membentuk Death Cross di area overbought.
“Dengan demikian, IHSG pekan ini diproyeksikan akan bergerak sideways pada kisaran 6.450-6.700,” tambah Phintraco Sekuritas.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang dinilai dapat menjadi andalan investor. Kelima saham tersebut adalah ANTM, ASII, EMAS, MDKA, dan ISAT.
Ikuti DailyFX.ID
