DailyFX.ID — JAKARTA – Investor asing melakukan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp 112,8 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (18/8/2026). Aksi korporasi ini dipimpin oleh pembelian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan net buy saham BBCA senilai Rp 98,3 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume saham yang dibeli mencapai 15,3 juta unit.
Transaksi beli bersih ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BBCA menunjukkan tren penguatan. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBCA terpantau menguat 1,18% ke level Rp 6.425. Meskipun demikian, dalam sebulan terakhir, saham BBCA mengalami penurunan 0,7%, dan secara year to date (ytd) tercatat turun 20,4%.
Data dari IDX mengungkapkan bahwa total saham BBCA yang ditransaksikan mencapai 43,3 juta unit dengan frekuensi mencapai 11,9 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan pada sesi I ini mencapai Rp 276,8 miliar.
Perdagangan saham BBCA pada Selasa ini melanjutkan tren positif dari pekan sebelumnya. Pada Jumat (14/8/2026), saham BBCA juga banyak diminati investor asing dengan catatan net buy mencapai Rp 2,4 miliar.
Dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Selasa (18/8/2026), target terdekat saham BBCA diproyeksikan berada di rentang harga Rp 6.375-Rp 6.400, yang mana harga saat ini telah melampaui target tersebut. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support saham BBCA berada di level Rp 6.250-Rp 6.300.
Ikuti DailyFX.ID
