— Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) saham PT Indosat Tbk (ISAT) senilai Rp 131,3 miliar pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (18/8/2026). Transaksi jual ini terjadi meskipun harga saham ISAT mengalami penguatan.

Berdasarkan data BEI yang dihimpun Stockbit Sekuritas, total volume saham ISAT yang dilego asing mencapai 50,2 juta lembar. Aksi jual ini dilancarkan pada pasar reguler, ketika harga saham ISAT justru merangkak naik. Hingga berita ini diturunkan, saham ISAT tercatat menguat 2,36% ke level Rp 2.600 per saham.

Penguatan saham ISAT ini melanjutkan tren positif dalam sebulan terakhir, di mana saham emiten telekomunikasi ini telah melesat 36,8%. Secara year-to-date (ytd), saham ISAT juga menunjukkan kenaikan sebesar 12,07%.

Secara keseluruhan, data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat bahwa saham ISAT telah ditransaksikan sebanyak 120,7 juta lembar dengan frekuensi mencapai 18,5 ribu kali. Total nilai transaksi saham ISAT pada sesi I hari itu mencapai Rp 315,3 miliar.

Aksi jual asing terhadap saham ISAT ini merupakan kelanjutan dari tren pada pekan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Jumat (14/8/2026), saham ISAT juga banyak dilepas investor asing dengan catatan net sell mencapai Rp 84,8 miliar.

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia dalam analisisnya untuk perdagangan Selasa (18/8/2026) menetapkan target terdekat saham ISAT berada di kisaran Rp 2.603 hingga Rp 2.667. Secara teknikal, area support saham ISAT teridentifikasi berada di level Rp 2.427 hingga Rp 2.483.