— JAKARTA – Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 430,2 miliar pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 16 September 2026. Salah satu saham yang banyak dilepas investor asing adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net sell saham BMRI sebesar Rp 146,4 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume transaksi jual bersih ini mencapai 34 juta saham.

Aksi jual asing ini terjadi saat harga saham BMRI mengalami pelemahan. Hingga berita ini ditayangkan, saham BMRI tercatat melemah 0,92% ke level Rp 4.300 per saham. Meskipun demikian, dalam sebulan terakhir, saham BMRI masih menunjukkan penguatan sebesar 3,12%. Namun, secara year to date (ytd), saham BMRI masih terkoreksi 15,6%.

Data dari IDX menunjukkan bahwa saham BMRI telah ditransaksikan sebanyak 73 juta saham dengan frekuensi 13.060 kali, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp 314,3 miliar. Perdagangan saham BMRI pada hari ini melanjutkan tren aksi jual asing yang juga terjadi pada hari sebelumnya, Selasa (15/9/2026), di mana asing melakukan net sell senilai Rp 282,9 miliar.

Dalam catatannya untuk perdagangan Rabu (16/9/2026), CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan target terdekat saham BMRI berada di kisaran harga Rp 4.417 hingga Rp 4.493. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan bahwa harga saham BMRI memiliki area support atau penopang di level Rp 4.253-Rp 4.297.