— TANGERANG – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) gencar mendorong pertumbuhan kredit sektor properti melalui produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Bank swasta terbesar di Indonesia ini menawarkan skema pembiayaan dengan bunga yang lebih terukur demi memberikan kepastian pembayaran bagi nasabah di tengah ketidakpastian dinamika suku bunga.

Direktur BCA Haryanto T Budiman menyatakan bahwa sektor properti dan kendaraan bermotor menjadi salah satu fokus utama perseroan dalam strategi mendorong pertumbuhan kredit. Upaya ini diperkuat melalui penyelenggaraan ajang BCA Expo 2026.

“Melalui BCA Expo, kami ingin mendukung pertumbuhan kredit pada sektor properti dan kendaraan bermotor. Untuk KPR, kami tawarkan bunga spesial mulai dari 1,23% eff. p.a. fixed satu tahun. Kami juga meluncurkan program KPR baru bernama Fixed Terencana supaya pembayaran angsuran nasabah bisa direncanakan tanpa perlu khawatir dengan kondisi suku bunga yang dinamis,” ujar Haryanto dalam keterangan pers, Jumat (18/9/2026).

Dalam BCA Expo 2026 yang akan digelar hingga 31 Oktober 2026, BCA menawarkan bunga KPR fixed. Pameran ini diselenggarakan secara luring di tujuh kota besar dan juga secara daring.

Salah satu inovasi fasilitas yang diperkenalkan BCA adalah KPR Fixed Terencana dengan tenor hingga 25 tahun. Skema ini dirancang untuk memberikan kepastian bunga yang lebih terukur melalui mekanisme penyesuaian bunga secara bertahap.

Skema KPR Fixed Terencana ditujukan untuk membantu nasabah, terutama para pencari rumah pertama, dalam merencanakan pembayaran cicilan jangka panjang. Hal ini penting agar kewajiban KPR dapat disesuaikan dengan kondisi arus kas (cash flow) nasabah.

Perencanaan cicilan yang matang menjadi elemen krusial dalam menjaga kesehatan keuangan nasabah. Pembelian rumah, yang merupakan komitmen jangka panjang, menuntut pertimbangan cermat terhadap kemampuan membayar angsuran sekaligus tetap mengalokasikan dana untuk kebutuhan harian, dana darurat, dan investasi.