— JAKARTA – PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli mencatatkan pencapaian signifikan dengan naik 13 peringkat ke posisi 59 dalam daftar Fortune Indonesia 100 Tahun 2026. Peningkatan ini merupakan bukti konsistensi Blibli dalam menjalankan strategi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, melonjak dari posisi 72 pada tahun sebelumnya.

Pencapaian ini menjadi validasi atas keberhasilan strategi omnichannel Blibli dalam memperkuat fundamental usaha di tengah dinamika pasar. Fortune Indonesia 100 sendiri merupakan pemeringkatan bagi 100 korporasi terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan.

“Ke depan, Blibli berkomitmen untuk fokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas, penguatan margin, disiplin biaya, serta integrasi ekosistem yang semakin erat. Kami percaya bahwa perpaduan antara kapabilitas digital, jaringan fisik yang luas, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan akan menjadi fondasi yang solid bagi penciptaan nilai jangka panjang,” kata Eric Winarta, Chief Corporate Officer & Investor Relations Blibli dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Tahun ini, Fortune menetapkan ambang batas pendapatan minimum Rp12,31 triliun pada tahun buku 2025. Secara akumulatif, 100 perusahaan dalam daftar ini menyumbang hingga 26,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025.

Kenaikan posisi Blibli ditopang oleh kinerja finansial yang solid dan terukur. Pada tahun buku 2025, Blibli membukukan pendapatan neto konsolidasian sebesar Rp22,4 triliun, tumbuh 34% secara year-on-year (YoY).

Momentum tersebut berlanjut pada semester pertama tahun buku 2026, di mana Blibli mencatatkan pertumbuhan pendapatan neto konsolidasian sebesar 55% YoY menjadi Rp14,8 triliun, dibandingkan Rp9,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja ini didorong oleh kontribusi positif dari seluruh segmen usaha. Selain segmen Ritel 1P dan segmen institusi yang terus bertumbuh, ekspansi jaringan toko fisik juga turut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi Blibli untuk kembali masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat fundamental usaha, menjaga disiplin operasional, serta senantiasa menghadirkan nilai yang relevan dan berkelanjutan bagi pelanggan dan mitra,” ujar Eric.

Hingga akhir Juni 2026, Blibli telah mengoperasikan 326 toko elektronik konsumen, 14 toko elektronik rumah tangga, dan 1 toko fesyen & olahraga. Selain itu, Blibli juga mengelola 60 gerai supermarket premium yang dioperasikan oleh Ranch Market, serta 38 home and living experience center yang dioperasikan oleh Dekoruma. Hal ini semakin memperkuat strategi omnichannel yang menjadi pembeda Blibli.

Integrasi berbagai kanal dan layanan dalam ekosistem Blibli Tiket juga terus dikembangkan untuk meningkatkan relevansi layanan serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Paling baru, dengan mengusung tema “One Card More Rewards”, ekosistem Blibli Tiket dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan Kartu Kredit co-brand BCA Blibli Tiket Mastercard. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi ekosistem yang menghubungkan berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari consumer electronics, travel, groceries, hingga home & living, dalam satu pengalaman yang semakin terintegrasi.