DailyFX.ID — JAKARTA – BRI Danareksa Sekuritas kembali mempertahankan peringkat overweight untuk sektor perbankan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati posisi teratas sebagai pilihan utama dalam daftar rekomendasi terbaru ini.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano, menjelaskan bahwa BBCA dipilih karena prospek net interest margin (NIM) yang dinilai masih solid. Bank ini berhasil mempertahankan porsi savings account (SA) atau tabungan sekitar 50% selama lima tahun terakhir, sekaligus mengendalikan porsi deposito berjangka.
“Struktur tersebut mencerminkan kekuatan basis transaksi dan membantu menjaga biaya dana,” ujar Victor dalam risetnya pada Jumat (25/9/2026). Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BBCA sejak kuartal III-2024 didominasi oleh segmen atas dengan pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 13,8%. Sementara itu, dana dari segmen menengah dan bawah hanya tumbuh masing-masing 3,1% dan 4%.
BRI Danareksa menilai pola ini menunjukkan bahwa pendanaan perbankan semakin sensitif terhadap pergerakan suku bunga. Untuk jangka pendek tiga bulan ke depan, pandangan terhadap sektor perbankan berada pada posisi netral. Meskipun bantalan valuasi masih tersedia, investor perlu tetap mencermati potensi tekanan likuiditas, kualitas aset, arus modal asing, serta ketidakpastian kebijakan makroekonomi.
BRI Danareksa mempertahankan proyeksi pertumbuhan agregat laba bersih bank sebesar 4% secara tahunan pada 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan laba bersih 11% yang tercatat pada semester I-2026. Kinerja sektor perbankan pada semester II-2026 diperkirakan akan lebih lemah akibat penurunan NIM seiring dengan kenaikan biaya dana atau cost of fund (CoF).
Beberapa bank bahkan telah memangkas panduan NIM 2026 sebesar 10 hingga 20 basis poin (bps). Tekanan lain juga datang dari biaya kredit atau cost of credit (CoC), yang berkaitan dengan potensi peningkatan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) pada segmen konsumer serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rekomendasi Terbaru Saham Bank dari BRI Danareksa Sekuritas:
- BBCA: Buy, target harga Rp 8.600
- BBRI: Not rated (terafiliasi)
- BMRI: Buy, target harga Rp 6.200
- BBNI: Buy, target harga Rp 4.800
- BRIS: Buy, target harga Rp 3.100
- BBTN: Buy, target harga Rp 1.500
- BTPS: Buy, target harga Rp 1.400
- BNGA: Buy, target harga Rp 2.100
Ikuti DailyFX.ID
