DailyFX.ID — Dewan Perdamaian Gaza mengimbau masyarakat internasional untuk memberikan dukungan nyata terhadap pelaksanaan peta jalan penghentian konflik di Gaza. Seruan ini disampaikan menjelang pertemuan para pemimpin dunia dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Melalui pernyataan resminya yang dikutip Anadolu pada Selasa (22/9/2026), lembaga yang diketuai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tersebut menegaskan fokus utama penanganan krisis meliputi demiliterisasi, deradikalisasi, penyaluran bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan, pemulihan infrastruktur, serta pembentukan pemerintahan sipil dan sistem keamanan Palestina yang efektif. Rencana ini dirancang untuk menciptakan stabilitas serta keamanan jangka panjang bagi warga Palestina maupun Israel.
Peta Jalan Gencatan Senjata dan Rekonstruksi
Peta jalan ini dibangun di atas sejumlah tahapan diplomasi, termasuk kesepakatan pembebasan sandera, Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, serta pengesahan Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB.
Kesepakatan yang dicapai bersama Hamas pada 30 Juli 2026 menjadi pijakan utama bagi fase lanjutan gencatan senjata. Kerangka kerja tersebut mencakup langkah-langkah strategis seperti demiliterisasi kawasan Gaza, penarikan bertahap pasukan militer Israel, pengalihan tata kelola pemerintahan kepada otoritas sipil Palestina, dan pelaksanaan rekonstruksi skala besar bagi wilayah terdampak konflik.
Dewan mendesak seluruh pihak yang terlibat untuk mematuhi komitmen bersama serta menghindari tindakan provokatif yang berpotensi merusak gencatan senjata. Dewan Perdamaian Gaza juga menekankan pentingnya bagi mitra internasional untuk memformulasi dukungan politik menjadi aksi nyata guna menyukseskan seluruh tahapan pemulihan di lapangan.
Eskalasi konflik bersenjata di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 telah memicu krisis kemanusiaan yang sangat berat di kawasan tersebut. Selain menelan puluhan ribu korban jiwa dan luka-luka, pertempuran yang berlangsung berlarut-larut mengakibatkan kerusakan parah pada sekitar 90% infrastruktur publik dan pemukiman warga di Gaza.
Besarnya dampak kehancuran mendorong lahirnya konsensus diplomasi global melalui pembentukan Dewan Perdamaian Gaza dan penerbitan Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB. Inisiatif internasional ini ditujukan untuk mengawal transisi keamanan, mempercepat proses rekonstruksi, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan sipil yang stabil di Palestina.
Ikuti DailyFX.ID
