— Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas dan 52 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan pesawat nirawak atau drone militer Rusia. Insiden ini terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Kryvyi Rih, Ukraina tengah, pada Jumat (21/8/2026). Kota tersebut memiliki catatan sejarah sebagai kampung halaman Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Gubernur Wilayah Oleksandr Hanzha menyampaikan informasi tersebut melalui aplikasi pesan Telegram. Ia menyatakan, enam anak termasuk di antara korban luka dalam serangan udara yang terjadi pada siang hari itu. Hanzha juga mengunggah foto yang memperlihatkan asap hitam pekat membumbung tinggi dari sebuah bangunan industri besar yang terdampak.

Wali Kota Kryvyi Rih, Oleksandr Vilkul, memperkirakan jumlah korban luka masih berpotensi bertambah. Ia menambahkan bahwa pusat perbelanjaan tersebut menjadi sasaran lebih dari satu kali serangan menggunakan drone yang ditenagai oleh mesin jet.

Rusia dilaporkan semakin meningkatkan intensitas serangan udaranya ke berbagai wilayah Ukraina. Eskalasi ini terjadi seiring dengan konflik bersenjata di garis depan yang kini mendekati masa empat setengah tahun.

Serangan di Kryvyi Rih ini menyusul serangan rudal balistik Rusia sehari sebelumnya di ibu kota Kyiv, yang dilaporkan menewaskan sedikitnya 17 orang.

Konflik militer antara Rusia dan Ukraina, yang telah berlangsung sejak awal 2022, telah berkembang menjadi perang berkepanjangan dengan dampak kemanusiaan yang masif. Kota Kryvyi Rih, yang merupakan salah satu pusat industri terbesar di Ukraina tengah sekaligus kota kelahiran Presiden Volodymyr Zelensky, telah berulang kali menjadi sasaran serangan udara militer Rusia.

Peningkatan frekuensi serangan udara ini mencerminkan eskalasi strategi militer yang bertujuan menekan ketahanan publik dan logistik Ukraina, di tengah kebuntuan jalur diplomasi internasional.