DailyFX.ID — Harga emas perhiasan terpantau mengalami dinamika pada Selasa, 25 Agustus 2026. Calon pembeli dan investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga agar dapat mengambil keputusan terbaik.
Sementara itu, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) berpotensi melanjutkan penguatannya. Emiten batu bara ini membukukan kinerja kuat pada semester I-2026, dengan pendapatan naik 8,8% menjadi US$1 miliar dan laba bersih melonjak 15,6% menjadi US$106 juta. Phintraco Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy ITMG dengan fair value yang sama, memproyeksikan potensi kenaikan 22%.
Harga Emas Melonjak Didorong Inflasi AS dan Dolar Lemah
Harga emas di pasar spot ditutup melonjak 1,03% menjadi US$ 4.651,38 per ons troi pada Senin (24/8/2026), mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Penguatan ini didorong oleh pembelian teknikal, pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), dan meningkatnya permintaan emas sebagai aset lindung nilai.
Analis pasar di American Gold Exchange, Jim Wyckoff, menilai faktor fundamental dan teknikal saat ini sama-sama mendukung penguatan harga emas. “Fundamental dan teknikal mulai sejalan bullish untuk pasar emas,” ujarnya.
Prediksi Penguatan Emas Antam (ANTM)
Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diprediksi bergerak menguat pada Rabu, 26 Agustus 2026. Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan penguatan harga emas Antam (ANTM) akan berlanjut hingga menembus level tertentu. Namun, ia juga mengantisipasi potensi penurunan harga ke level support.
Kurs Dolar AS Terhadap Rupiah
Nilai tukar rupiah (IDR) terpantau melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan Selasa, 25 Agustus 2026. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah dibuka melemah 2 poin (0,01%) ke level Rp 17.723 per dolar AS.
Ikuti DailyFX.ID
