— Pasar transportasi barang dan logistik Indonesia diproyeksikan menembus angka US$ 188 miliar pada 2031. Pertumbuhan ini didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor e-commerce, peningkatan ekspor manufaktur, serta pertumbuhan konsumsi domestik yang terus berlanjut.

Head of Southeast Asia ESR, Jai Mirpuri, menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar paling menarik di Asia Tenggara berkat fundamental pertumbuhan yang kuat. “Kami sangat antusias untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan INA, setelah baru-baru ini berhasil melakukan realisasi investasi yang sukses bagi mereka di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).

Mirpuri menambahkan bahwa ESR terus melihat permintaan pasar yang tinggi dari pelanggan di sektor manufaktur maupun logistik. Pembangunan fasilitas baru di kawasan Jabodetabek dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang tersebut. “Pembangunan ini berada pada posisi yang strategis untuk memenuhi permintaan pelanggan yang membutuhkan aset berskala lebih besar dengan spesifikasi yang lebih tinggi di kawasan logistik strategis, yang dilengkapi dengan fitur-fitur pendukung otomatisasi, efisiensi operasional dan keberlanjutan,” jelasnya.

Menangkap peluang tersebut, ESR, bersama Indonesia Investment Authority (INA) dan mitra pemodal lainnya, berkomitmen untuk investasi bersama dalam pembangunan dua fasilitas logistik modern berstandar institusional di Cikarang, Jabodetabek. Kerja sama ini bertujuan mendukung pertumbuhan jangka panjang sektor logistik, industri manufaktur, dan rantai pasok di Indonesia.

ESR Cikarang Logistics Park 4

Proyek ESR Cikarang Logistics Park 4, yang diresmikan dengan acara groundbreaking pada Selasa (11/8/2026), merupakan fasilitas industri dan logistik bertaraf Grade A yang berlokasi strategis di Kawasan Industri Jababeka. Ditargetkan selesai pada 2027, fasilitas ini akan menjadi gudang modern terbesar di area Jababeka yang disewakan kepada pihak ketiga (non-captive).

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memenuhi tingginya kebutuhan para penyedia jasa logistik pihak ketiga (third-party logistics/3PL) internasional dan regional, serta pabrik-pabrik multinasional yang mencari lokasi strategis dengan konektivitas kuat terhadap kawasan industri dan jaringan rantai pasok di Indonesia.

ESR Cibitung Distribution Hub

Selain ESR Cikarang Logistics Park 4, investasi ini juga mencakup pembangunan ESR Cibitung Distribution Hub. Fasilitas logistik tiga lantai bertaraf Grade A ini ditargetkan selesai pada 2028 dan berlokasi di MM2100 Industrial Town, salah satu kawasan industri strategis di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

ESR Cibitung Distribution Hub akan beroperasi pada 2028 untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan pergudangan modern yang dirancang khusus untuk kegiatan manufaktur dan distribusi regional.

Dukungan Pertumbuhan Sektor Logistik

Kedua proyek tersebut berlokasi di koridor industri wilayah timur Jabodetabek, yang merupakan klaster manufaktur dan logistik Indonesia yang berkembang pesat. Investasi ini akan menambah pasokan infrastruktur logistik modern untuk mendukung pertumbuhan sektor industri nasional serta pengembangan rantai pasok.

Ketua Dewan Direktur INA, Oki Ramadhana, mengatakan bahwa kemitraan dengan ESR sejak 2023 terus menguat. “Berlokasi strategis di dua kawasan industri terkemuka di koridor industri wilayah timur Jabodetabek, proyek-proyek pengembangan ini merupakan investasi strategis di pasar pergudangan modern Indonesia yang tingkat penetrasinya masih rendah, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang di sektor ini,” ujarnya.

Prospek pergudangan modern tetap kuat, didukung oleh tren nearshoring pada aktivitas manufaktur, peningkatan penetrasi e-commerce, dan industrialisasi yang terus berkembang.

Keahlian sektoral ESR yang mendalam dan rekam jejak eksekusi yang terbukti menjadi fondasi kuat untuk menghadirkan fasilitas berkualitas tinggi dengan lokasi strategis. “Bersama-sama, kami berupaya memperkuat infrastruktur yang mendukung pertumbuhan industri Indonesia,” ujar Oki Ramadhana.

Kedua fasilitas ini akan dikembangkan dengan standar teknis tinggi, dilengkapi jarak bebas vertikal atas yang tinggi dan daya dukung lantai yang diperkuat untuk mendukung otomasi serta kebutuhan pelanggan. Desain hemat energi, seperti pencahayaan dan ventilasi alami, sistem pembangkit energi terbarukan, serta sistem proteksi kebakaran sesuai standar industri terkemuka juga akan diadopsi.