DailyFX.ID — JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Cemara yang berlokasi di Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Jembatan dengan panjang 27,5 meter ini membentang di atas Muara Pantai Cemara.
Infrastruktur ini merupakan jembatan gantung geser (movable bridge) pertama di Indonesia. Pembangunannya dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pesisir, sekaligus memastikan kelancaran aktivitas kapal nelayan yang melintasi Muara Cemara. Jembatan ini juga menyediakan akses yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi warga.
Berbeda dengan jembatan gantung konvensional, Jembatan Gantung Cemara mengadopsi sistem movable bridge. Bentang jembatan dapat digeser secara horizontal ke sisi kanan atau kiri. Mekanisme ini memungkinkan jalur pelayaran tetap terbuka saat kapal nelayan melintas di Muara Cemara. Setelah kapal selesai melintas, jembatan akan kembali ditutup untuk digunakan sebagai akses utama masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa jembatan gantung, meskipun tergolong sederhana, memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. “Jembatan gantung memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mobilitas menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan akses terhadap layanan publik semakin terbuka,” ujar Menteri Dody dalam keterangan rilisnya, Selasa (11/8/2026).
Desain jembatan gantung tipe movable bridge ini lahir dari karakteristik unik kawasan pesisir Desa Lembar Selatan. Muara Cemara telah lama menjadi jalur utama keluar-masuk kapal nelayan setiap hari. Di sisi lain, masyarakat memerlukan akses yang lebih cepat dan aman sebagai penghubung antara Dusun Puyahan dan Dusun Cemare. Kementerian PU menghadirkan solusi rekayasa yang mampu mengakomodasi kedua kebutuhan vital tersebut secara bersamaan.
Selain mendukung kelancaran aktivitas para nelayan, jembatan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata mangrove di sekitar Pantai Cemara. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil tangkapan nelayan, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir di Kabupaten Lombok Barat.
Pembangunan Jembatan Gantung Cemara dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTB. Pembangunan ini mencakup jalan pendekat yang memastikan seluruh sistem Jembatan Gantung Cemara berfungsi optimal sebagai satu kesatuan infrastruktur konektivitas bagi masyarakat pesisir.
Sejalan dengan visi PU 608, Kementerian PU terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang adaptif terhadap karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat. Jembatan Gantung Cemara menjadi bukti nyata bahwa inovasi tidak hanya terwujud melalui pembangunan berskala besar, tetapi juga melalui solusi rekayasa yang tepat guna, yang mampu menghubungkan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi lokal.
Ikuti DailyFX.ID
