DailyFX.ID — JAKARTA – FTSE Russell kembali melakukan penyesuaian komposisi saham Indonesia dalam FTSE Global Equity Index Series melalui tinjauan paruh tahunan (Semi-Annual Review) untuk September 2026. Perubahan ini berdampak cukup signifikan, terutama pada saham-saham berkapitalisasi kecil dan mikro.
Dalam tinjauan terbaru yang dirilis pada Jumat sore (21/8/2026), sebanyak 10 saham Indonesia mengalami penurunan klasifikasi dari kategori Small Cap ke Micro Cap. Selain itu, puluhan saham lainnya dikeluarkan dari indeks Micro Cap.
Perubahan klasifikasi ini berpotensi memengaruhi minat investor institusi terhadap saham-saham yang terdampak. Saham yang turun kelas berisiko menghadapi tekanan, sementara saham yang keluar dari indeks harus menghadapi risiko berkurangnya eksposur terhadap dana yang secara spesifik mengikuti acuan indeks FTSE. Indeks FTSE sendiri merupakan acuan penting bagi manajer investasi global dalam menempatkan portofolio mereka.
Salah satu saham yang mengalami penurunan klasifikasi adalah PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), yang bergeser dari Mid Cap menjadi Micro Cap.
Sepuluh saham Indonesia yang dikeluarkan dari kategori Small Cap dan masuk ke kategori Micro Cap meliputi saham-saham seperti BBYB, BJBR, BTPS, LPKR, MNCN, PNLF, SILO, SMRA, dan SCMA.
Di sisi lain, FTSE Russell juga mengeluarkan puluhan saham Indonesia dari kategori Micro Cap. Saham-saham yang dikeluarkan dari kategori ini antara lain ADHI, ASSA, AALI, AGRO, BVIC, CASS, CFIN, BWPT, CARS, WOOD, dan DILD.
Saham lain yang juga dikeluarkan dari kategori Micro Cap mencakup JTPE, JKON, OMED, KEEN, MAIN, MAHA, MSTI, MDLA, MLPL, PBID, PANS, PNIN, PTPP, PRDA, RALS, ISSP, dan TPMA.
Perubahan dalam indeks FTSE ini belum berlaku serta-merta. Proses penyeimbangan kembali (rebalancing) indeks FTSE dijadwalkan berlangsung pada penutupan perdagangan Jumat (18/9/2026) dan akan mulai efektif pada Senin (21/9/2026).
FTSE Russell masih membuka kesempatan untuk melakukan perubahan terhadap daftar tersebut hingga penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026). Setelah proses tersebut rampung, daftar final akan diumumkan pada Senin (7/9/2026).
Ikuti DailyFX.ID
