DailyFX.ID — JAKARTA – Kekayaan bersih Low Tuck Kwong dilaporkan mengalami peningkatan drastis sebesar US$ 298 juta atau setara dengan Rp 5,2 triliun hanya dalam satu hari. Namun, lonjakan ini belum cukup untuk menggeser Robert Budi Hartono dan Prajogo Pangestu dari puncak daftar orang terkaya di Indonesia.
Berdasarkan data The Real Time Billionaires List dari Forbes yang diakses pada Rabu malam (16/9/2026), nilai kekayaan bersih Low Tuck Kwong kini mencapai US$ 16,1 miliar atau sekitar Rp 284,49 triliun. Peningkatan ini setara dengan 1,8% dari total kekayaannya.
Meskipun mengalami lonjakan, Low Tuck Kwong, pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), masih tertahan di posisi ketiga dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Posisi ini cukup dinamis, mengingat beberapa hari sebelumnya Low Tuck Kwong sempat menduduki peringkat pertama.
Lonjakan nilai kekayaan Low Tuck Kwong kali ini berkaitan erat dengan pergerakan harga saham BYAN di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham BYAN tercatat mengalami kenaikan tajam pada perdagangan Rabu (16/9/2026), ditutup menguat 11,2% ke level Rp 11.350. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya saham BYAN sempat ambruk hingga 18,2% dalam dua hari perdagangan.
Sementara itu, Robert Budi Hartono, yang merupakan pemilik Grup Djarum dan memiliki kendali atas PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), masih kokoh di puncak daftar orang terkaya Indonesia. Kekayaan Budi Hartono tercatat sebesar US$ 16,3 miliar atau sekitar Rp 288 triliun.
Posisi kedua ditempati oleh Prajogo Pangestu, pemilik Grup Barito Pacific, dengan total kekayaan mencapai US$ 16,2 miliar atau setara Rp 286,2 triliun.
Setelah ketiga nama tersebut, Anthoni Salim menempati peringkat keempat dengan kekayaan senilai US$ 11 miliar. Diikuti oleh Tahir & keluarga di peringkat kelima dengan kekayaan US$ 9,6 miliar.
Selanjutnya, Sri Prakash Lohia berada di peringkat keenam dengan kekayaan US$ 8,8 miliar, dan Otto Toto Sugiri di peringkat ketujuh dengan kekayaan US$ 8 miliar. Marina Budiman menempati peringkat kedelapan dengan US$ 5,7 miliar, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono di peringkat kesembilan dengan US$ 5 miliar, dan TP Rachmat melengkapi sepuluh besar di peringkat kesepuluh dengan kekayaan US$ 4,8 miliar.
Ikuti DailyFX.ID
