DailyFX.ID — PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp482,12 miliar sepanjang tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 162,9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan jasa asuransi dari anggota IFG, yang merupakan BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, juga mengalami pertumbuhan sebesar 11,7%. Total pendapatan jasa asuransi mencapai Rp6,56 triliun. Perusahaan juga melaporkan total aset sebesar Rp32,84 triliun dengan Risk-Based Capital (RBC) sebesar 180,16%, jauh melampaui ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Keuangan merangkap Plt. Direktur Utama IFG Life, Ryan Diastana Firman, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan fundamental perusahaan yang semakin kuat. Pertumbuhan bisnis yang sehat, pengelolaan investasi yang prudent, serta penerapan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik menjadi faktor pendukung.
“Kinerja positif ini juga menjadi wujud komitmen IFG Life dalam menjaga keberlanjutan perusahaan sekaligus memastikan seluruh kewajiban kepada pemegang polis dipenuhi secara bertanggung jawab,” kata Ryan dalam keterangan rilisnya yang dikutip di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Ryan menambahkan bahwa kinerja positif sepanjang 2025 merupakan hasil dari konsistensi IFG Life dalam memperkuat fondasi bisnis dan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dengan pengelolaan risiko. Ia meyakini pertumbuhan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui fundamental perusahaan yang kuat.
“Karena itu, kami terus memperkuat kualitas bisnis, menerapkan tata kelola yang baik, serta mengelola investasi dan risiko secara prudent,” imbuhnya. Menurutnya, kinerja 2025 menjadi cerminan upaya tersebut dan memperkuat kemampuan perusahaan untuk terus memenuhi komitmen kepada seluruh pemegang polis serta menghadirkan perlindungan yang relevan di setiap tahap kehidupan masyarakat Indonesia.
Kualitas kinerja operasional IFG Life tetap terjaga melalui pengelolaan portofolio bisnis yang disiplin, strategi investasi yang terukur, serta fokus perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Penerapan PSAK 117 bagi industri asuransi jiwa pada 2025 juga menjadi momentum bagi IFG Life untuk terus meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan keuangan perusahaan.
Ke depannya, IFG Life akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui inovasi produk dan layanan, kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, serta pengelolaan investasi yang prudent. IFG Life percaya bahwa kinerja perusahaan yang sehat mencerminkan pertumbuhan bisnis dan menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan masyarakat.
Ikuti DailyFX.ID
