DailyFX.ID — JAKARTA – Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, belum mengubah target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk tahun 2026 di kisaran 7.250–7.700. Namun, ia mengambil pendekatan yang lebih konservatif untuk kondisi pasar modal dalam negeri saat ini.
“Dengan kondisi sekarang saya lebih konservatif ke asal bisa tutup di kepala 7 saja, up to 7.200 dan belum buru-buru revisi resmi selama rupiah dan risiko sovereign masih terkendali,” ujar Liza.
Dalam satu hingga tiga bulan ke depan, Liza memperkirakan IHSG masih akan bergerak volatil. Arus dana asing diprediksi cenderung mixed-to-negative. Tekanan pada IHSG dapat meningkat jika The Fed kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 bps, sehingga Federal Funds Rate (FFR) mencapai 4–4,25%. Kondisi ini akan diperparah jika yield US Treasury 10 tahun bertahan di atas 5% dan dolar AS menguat.
Sebaliknya, jika data inflasi dan tenaga kerja Amerika Serikat mulai melunak, ekspektasi kenaikan suku bunga dapat berkurang. Hal ini berpotensi membuka ruang bagi perbaikan aliran dana ke pasar emerging market.
Dalam situasi suku bunga tinggi seperti saat ini, Liza menyarankan investor untuk lebih memperhatikan kualitas fundamental perusahaan dibandingkan sekadar mengejar saham growth. Emiten dengan neraca yang sehat, leverage rendah, arus kas berulang, serta visibilitas pendapatan dinilai lebih mampu menghadapi tingginya biaya modal.
Kiwoom Sekuritas memposisikan sektor perbankan besar, telekomunikasi, consumer staples, energi/komoditas, dan infrastruktur sebagai sektor yang menarik. Sementara itu, sektor properti, consumer discretionary, dan emiten dengan leverage tinggi berpotensi lebih sensitif terhadap tingginya biaya pendanaan.
Sejumlah saham yang masih menjadi pilihan Kiwoom Sekuritas antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target harga Rp 4.800, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 970, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 4.100, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 3.600, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 3.850, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 2.700.
Ikuti DailyFX.ID
