— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menunjukkan pergerakan yang cenderung menguat pada perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026. Penguatan di bursa Wall Street dan kenaikan harga mayoritas komoditas diperkirakan akan memberikan sentimen positif bagi pasar saham domestik.

Sementara itu, beberapa faktor berpotensi menjadi katalis negatif. Berlanjutnya aksi jual oleh investor asing dan tekanan jual pada saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pasca perusahaan membantah kabar yang beredar, dapat memengaruhi pergerakan IHSG.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.355-6.315 dan resist 6.435-6.470,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasannya pada Kamis (20/8/2026).

Pada perdagangan sebelumnya, indeks di bursa Wall Street berhasil ditutup menguat tipis. Penguatan ini terjadi seiring dengan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menaikkan anggaran pembelian kembali (buyback) untuk obligasi tenor panjang.

Dalam pengumuman terbarunya, Kementerian Keuangan AS menyatakan akan menambah anggaran pembelian kembali obligasi pemerintah dengan tenor 10 hingga 30 tahun hingga dua kali lipat lebih besar. Periode pembelian dengan anggaran yang lebih besar ini akan berlangsung dari 9 September hingga 4 November.

Sejalan dengan pengumuman tersebut, imbal hasil obligasi pemerintah AS dengan tenor 10 tahun turun 5,7 basis poin menjadi 4,6447%. Sementara itu, imbal hasil obligasi tenor 30 tahun turun lebih signifikan, yaitu 9 basis poin menjadi 5,196%.

Beberapa saham yang diuntungkan oleh penurunan imbal hasil obligasi ini tercatat mengalami kenaikan cukup signifikan. Di antaranya adalah Lowe dan Home Depot, yang masing-masing menguat 2,02%.

CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham PT Tunas Inti Sejahtera Tbk (TINS), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Barito Renewables Tbk (BRPT), dan PT DSNG Agro Bisnis Tbk (DSNG) untuk perdagangan pada Kamis (20/8/2026).