— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami pelemahan pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Proyeksi ini muncul seiring dengan adanya sentimen dari pengumuman MSCI yang dinanti pelaku pasar.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026, IHSG tercatat melemah 97,49 poin atau 1,53% ke level 6.267. Sektor kesehatan menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,19%, sementara sektor barang konsumen non-primer mengalami pelemahan terdalam hingga 2,68%.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasan hariannya menyebutkan, berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support di 6.130 dan resistance di 6.320.

Pelemahan IHSG ini disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama, pelaku pasar dan investor menantikan pengumuman MSCI yang akan memberikan gambaran potensi masuknya capital inflow. Namun, masuknya dana asing tidak hanya bergantung pada pengumuman MSCI, melainkan juga dipengaruhi oleh situasi, kondisi, dan kebijakan politik, fiskal, moneter, serta pemulihan kepercayaan investor.

“Sehingga, menurut kami sekalipun MSCI memberikan sentimen positif, dibutuhkan juga dukungan dari beragam variabel lainnya untuk meningkatkan daya tarik bagi pelaku pasar dan investor asing. Karena biar bagaimanapun, kita adalah negara Emerging Market, yang suka atau tidak suka, sedikit atau banyak, peran pelaku pasar dan investor asing juga turut memberikan pengaruh terhadap kita,” tulis Pilarmas.

Faktor kedua adalah dari sisi teknikal, IHSG dinilai sudah mengalami overbought, yang membutuhkan koreksi sehat untuk melanjutkan penguatan. Pilarmas menekankan pentingnya IHSG tidak turun lebih dari level 6.060 untuk menjaga tren penguatan jangka pendek.

Meskipun peluang pelemahan IHSG cukup besar, pasar obligasi perlahan mulai menunjukkan penguatan terbatas. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun bergerak di rentang 7,2%-7,3%. Di tengah gejolak pasar, banyak pelaku pasar dan investor yang beralih ke pasar obligasi untuk menikmati imbal hasil yang cenderung stabil.

Untuk perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham AMRT, ARKO, dan MEDC untuk strategi trading.