DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (10/8/2026), merosot 44,2 poin atau 0,69% ke level 6.365,3. Meskipun mayoritas saham mengalami pelemahan, beberapa emiten dalam indeks LQ45 seperti PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) terpantau menguat masing-masing 7,8% dan 3,4%.
Lebih lanjut, sejumlah saham berhasil mencapai Auto Rejection Atas (ARA) atau kenaikan harga maksimal yang diizinkan, yaitu saham GIAA dan saham STAR. Saham-saham lain yang juga melonjak masuk dalam jajaran top gainers, dengan lonjakan harga berkisar antara 24% hingga 33%. Tercatat sebanyak 306 saham menguat, 340 saham melemah, dan 317 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 18,1 triliun.
Satu-satunya sektor yang berhasil menguat pada penutupan pasar hari ini adalah sektor transportasi, dengan kenaikan mencapai 6,1%. Sebaliknya, pelemahan terjadi di berbagai sektor lainnya, termasuk barang konsumen primer (1,37%), infrastruktur (1,25%), perindustrian (0,74%), energi (0,68%), kesehatan (0,4%), properti (0,38%), teknologi (0,36%), barang konsumen non-primer (0,23%), barang baku (0,2%), dan keuangan (0,05%).
Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, pergerakan pasar global masih dipengaruhi oleh laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan. Data menunjukkan penurunan tak terduga sebanyak 23.000 pekerjaan non-pertanian pada Juli, disertai revisi turun tajam untuk data dua bulan sebelumnya. Kondisi ini meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September, dengan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin kini diperkirakan sekitar 44%, turun dari 67% sepekan lalu.
Pelaku pasar selanjutnya akan mengalihkan perhatian pada data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed. Dari dalam negeri, Pilarmas menambahkan bahwa sentimen IHSG hari ini juga dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi domestik. Survei Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2026 turun menjadi 116,8 dari 117,8 pada bulan sebelumnya.
Cuan Besar di Tengah Pelemahan IHSG
Meskipun IHSG mengalami pelemahan, terdapat lima saham yang memberikan keuntungan terbesar pada hari ini, dengan kenaikan harga mencapai 24% hingga 33% dalam satu hari.
Saham-saham tersebut meliputi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang melesat 33,3% menjadi Rp 72, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) yang melonjak 31,4% menjadi Rp 71, dan PT SLJ Global Tbk (SULI) yang naik 27,7% menjadi Rp 115. Selain itu, saham PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) meningkat 24,8% menjadi Rp 332, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) terangkat 24,5% menjadi Rp 66.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan tajam. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) longsor 15% menjadi Rp 2.040, PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) ambles 14,9% menjadi Rp 655, dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS) jatuh 10,3% menjadi Rp 242. Saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) terkikis 5,7% menjadi Rp 196, dan PT Pikko Land Development Tbk (RODA) turun 5,4% menjadi Rp 70.
Ikuti DailyFX.ID
