DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka sesi perdagangan Kamis (24/9/2026) dengan pelemahan tipis 9,93 poin atau 0,16% ke level 6.364,97. Indeks bergerak di zona merah sepanjang awal sesi I, dengan rentang pergerakan di antara 6.345 hingga 6.368.
Di tengah pelemahan IHSG, justru terdapat dua saham yang berhasil melonjak signifikan hingga menyentuh batas atas auto rejection (ARA). Kedua saham ini memimpin daftar top gainers pada awal perdagangan.
Berdasarkan data yang tercatat, sebanyak 975,98 juta saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 374,69 miliar. Frekuensi perdagangan pun baru mencapai 68.150 kali transaksi.
Perdagangan hari ini mencatat 191 saham menguat, 248 saham terkoreksi, dan 220 saham lainnya stagnan. Hal ini menunjukkan adanya pergerakan yang beragam di pasar modal.
Sebelumnya, Reliance Sekuritas memprediksi IHSG akan menguat dengan level support di 6.316 dan resistance di 6.437. Mayoritas indeks regional pada pagi ini dilaporkan menguat, termasuk Indeks Nikkei225 yang melesat 1,25%.
Secara teknikal, Reliance Sekuritas mengamati bahwa candle terakhir IHSG membentuk pola white spinning top, yang merupakan pola pembalikan. Indikator Stochastic juga menunjukkan golden cross pada area oversold. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.
Reliance Sekuritas merekomendasikan saham pilihan untuk diperdagangkan, yaitu ENRG, BUMI, HMSP, dan MBMA.
Saham dengan Kenaikan Tertinggi
Pada awal sesi I, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) melonjak 25% ke level Rp 320. Sementara itu, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) juga melesat 24,58% menjadi Rp 294.
Selain kedua saham tersebut, beberapa saham lain yang juga mencatatkan kenaikan signifikan adalah PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) yang naik 15,38% ke Rp 75, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menanjak 15,29% ke Rp 196, dan PT Phapros Tbk (PEHA) yang menguat 9,59% ke Rp 320.
Ikuti DailyFX.ID
