DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kenaikan sebesar 62,47 poin atau 1% pada penutupan perdagangan sesi I Rabu, mencapai level 6.330,35. Indeks bergerak dalam rentang 6.272 hingga 6.336.
Di tengah pergerakan positif IHSG, saham PT Indosat Tbk (ISAT) mengalami lonjakan tajam dan berhasil masuk dalam daftar saham dengan pergerakan harga terbaik atau top gainers.
Selain ISAT, empat saham lainnya juga tercatat sebagai top gainers, bahkan beberapa di antaranya menyentuh batas auto rejection atas (ARA), yang menandakan kenaikan harga maksimal yang diizinkan dalam satu hari perdagangan.
Data Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat total 19,43 miliar lembar saham diperdagangkan pada sesi I. Nilai transaksi mencapai Rp 7,91 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.184.466 transaksi.
Secara keseluruhan, 449 saham mengalami kenaikan harga, sementara 171 saham diperdagangkan menurun, dan 170 saham lainnya stagnan.
Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan penguatan sebesar 0,46%.
Hampir seluruh sektor saham mencatat kenaikan pada penutupan sesi I. Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan lonjakan 4,04%, diikuti oleh sektor teknologi sebesar 1,99%, sektor energi 1,95%, sektor barang baku 1,45%, dan sektor perindustrian 1,13%.
Sementara itu, pelemahan hanya terjadi pada sektor transportasi yang turun 0,7% dan sektor kesehatan sebesar 0,14%.
Pergerakan indeks saham Asia pada sesi I juga bervariasi. Straits Times (Singapura) tercatat turun 0,63% dan Hang Seng (Hong Kong) melemah 1,22%. Di sisi lain, Shanghai (China) menguat 0,29% dan Nikkei (Jepang) naik 0,73%.
Saham Top Gainers
Saham PT Indosat Tbk (ISAT) melonjak tajam dan masuk dalam daftar top gainers, dengan harga sahamnya naik 17,21% menjadi Rp 2.520.
Selain ISAT, saham PT Duta Anggada Tbk (DART) melejit 30,82% ke Rp 208, dan PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) melesat 24,4% hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA) di harga Rp 515.
Terdapat pula saham PT Cantur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) yang menanjak 16,67% ke Rp 336 dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang naik 16,26% ke Rp 286.
Saham Top Losers
Sebaliknya, saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) mengalami penurunan signifikan hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan masuk dalam daftar top losers.
Harga saham BAIK anjlok 15% menjadi Rp 476, sementara AGAR ambles 14,88% ke Rp 1.030.
Saham top losers lainnya termasuk PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) yang jatuh 10,69% ke Rp 585, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) terpangkas 8,45% ke Rp 390, dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) turun 7,87% ke Rp 164.
Ikuti DailyFX.ID
