— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan positif pada pembukaan perdagangan Rabu (12/8/2026), tercatat menguat 34,68 poin atau 0,55% ke level 6.302,56. Selama sejam pertama, IHSG bergerak dalam rentang 6.272 hingga 6.333.

Di tengah penguatan IHSG, beberapa saham berhasil membukukan keuntungan hingga 24% dan memuncaki daftar saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers. Menariknya, dua saham di antaranya bahkan mencapai batas auto rejection atas (ARA), yang menandakan kenaikan harga maksimal yang diizinkan dalam satu hari perdagangan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sebanyak 11,59 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,47 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 679.408 kali transaksi.

Secara keseluruhan, 415 saham mengalami kenaikan, sementara 165 saham diperdagangkan menurun, dan 199 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga turut terangkat, mencatat kenaikan sebesar 0,29%.

Pergerakan indeks saham Asia pada sejam perdagangan IHSG menunjukkan variasi. Indeks Straits Times Singapura turun 0,48% dan Hang Seng Hong Kong jatuh 1,17%. Sementara itu, Shanghai China menguat 0,2% dan Nikkei Jepang naik 0,1%.

Saham-Saham Paling Cuan

Sejumlah saham berhasil mencatatkan kenaikan signifikan, bahkan ada dua emiten yang mencapai batas auto rejection atas (ARA). PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) melonjak 24,79% ke harga Rp 1.510, dan PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) melejit 24,4% ke Rp 515.

Selain kedua saham tersebut, beberapa saham top gainers lainnya yang juga mencatat kenaikan adalah PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang naik 17,89% ke Rp 290, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) menanjak 16,35% ke Rp 185, dan PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) meningkat 15,38% ke Rp 90.

Sebaliknya, pergerakan negatif terjadi pada saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) yang ambruk hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan memimpin daftar saham dengan penurunan tertinggi atau top losers. Harga saham BAIK anjlok 15% ke Rp 476.

Saham-saham top losers lainnya meliputi PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) yang ambles 12,21% ke Rp 575, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) anjlok 7,3% ke Rp 165, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) jatuh 6,49% ke Rp 72, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) terpangkas 6,1% ke Rp 400.