DailyFX.ID — JAKARTA – PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten untuk industri polimer melalui pengembangan Impack Polymer Science Institute (IPSI). Lembaga pelatihan polimer ini dikembangkan sebagai hasil kolaborasi strategis dengan SKZ German Plastics Center (SKZ), salah satu institut plastik paling berpengaruh di Jerman dan dunia.
Sebagai bagian dari tahapan pengembangan IPSI, pada 27-31 Juli 2026, IMPC menyelenggarakan program intensif Training of Trainers (ToT). Program ini bertujuan agar para instruktur IPSI memperoleh pelatihan tatap muka langsung dari para tenaga ahli SKZ selama lima hari. Program ini menjadi fondasi penting untuk memastikan sistem pelatihan IPSI dapat berjalan dengan kualitas yang konsisten dan tinggi.
Sebelum sesi tatap muka, program ToT telah diawali dengan pelatihan daring selama 12 hari yang diselenggarakan pada 11-13 Mei 2026 dan 2-12 Juni 2026. Melalui program ini, para pelatih dibekali pengetahuan teknis, metodologi pengajaran, serta praktik terbaik bertaraf internasional. Tujuannya agar mereka mampu mencetak tenaga kerja yang siap memenuhi kebutuhan industri polimer yang terus berkembang.
Direktur Utama IMPC, Haryanto Tjiptodihardjo, menyampaikan bahwa pengembangan IPSI merupakan investasi jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. “Melalui kolaborasi dengan SKZ, kami berkomitmen menghadirkan pelatihan berstandar internasional untuk mendukung upaya pemerintah mengurangi pengangguran sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan dan pendapatan bagi masyarakat, khususnya dari daerah tertinggal,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (10/8/2026).
Untuk mendukung pengembangan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri masa depan, IPSI akan menawarkan tiga program pelatihan yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan industri plastik dan polimer. Ketiga program tersebut adalah Fundamentals of Polymer Science and Manufacturing, Operator Training Program: Production Operator, dan Operator Training Program: Maintenance Operator.
Ketiga program ini memberikan jalur pembelajaran terstruktur, mulai dari pemahaman dasar mengenai ilmu polimer dan proses manufaktur, hingga pengembangan keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk mengoperasikan dan melakukan perawatan mesin serta peralatan manufaktur berteknologi tinggi. Program-program IPSI terbuka bagi berbagai latar belakang peserta, termasuk lulusan SMK maupun SMA, operator baru yang memasuki dunia kerja, maupun tenaga kerja yang ingin memperdalam pengetahuan dan kompetensinya di bidang manufaktur dan/atau pemeliharaan industri polimer.
IPSI tidak hanya berfokus pada pembangunan tenaga kerja yang lebih kompeten bagi industri plastik dan polimer, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan membangun karier yang berkelanjutan di sektor manufaktur. Melalui investasi sekitar Rp 250 miliar untuk pembangunan IPSI, IMPC berkomitmen membangun pusat pembelajaran polimer berstandar internasional.
Pusat pembelajaran ini akan membekali lulusan SMA dan SMK dengan keterampilan praktis dan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui pelatihan langsung (hands-on training) dan pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri, IPSI diharapkan dapat membuka peluang karier, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membangun tenaga kerja terampil dan siap kerja untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan industri polimer di Indonesia.
Ikuti DailyFX.ID
