DailyFX.ID — Cara berinvestasi emas kini semakin terjangkau. Perkembangan instrumen investasi digital memungkinkan masyarakat untuk memulai investasi emas hanya dengan modal yang jauh lebih kecil, tidak lagi harus menunggu memiliki dana yang cukup untuk membeli emas fisik dalam ukuran gram.
PT Indo Premier Investment Management (IPIM) berkolaborasi dengan PT Indo Premier Sekuritas meluncurkan Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD) melalui platform IPOT Fund. XGLD merupakan produk Exchange Traded Fund (ETF) emas yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Produk inovatif ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi emas hanya dengan membeli 1 unit penyertaan, yang setara dengan 0,1 miligram emas.
Direktur PT Indo Premier Investment Management, Noviono Darmosusilo, menjelaskan bahwa inovasi XGLD telah meruntuhkan batasan modal besar yang selama ini identik dengan investasi emas. “Melalui inovasi produk PFS XGLD ini batas modal besar itu runtuh. Siapa pun kini bisa mulai menabung emas hanya mulai dari 0,1 miligram,” ujar Noviono dalam keterangan pers, Rabu (19/8/2026).
Menurut Noviono, perubahan ini menunjukkan bahwa membangun portofolio investasi kini tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya modal awal, melainkan juga oleh konsistensi dalam berinvestasi.
XGLD menawarkan eksposur terhadap emas dengan aset dasar berupa emas fisik. Portofolionya memiliki komposisi kas maksimal 5% dan terhubung dengan emas murni yang telah bersertifikat London Bullion Market Association (LBMA) atau Standar Nasional Indonesia (SNI).
Dengan mekanisme ini, investor tidak perlu repot menyimpan emas secara fisik, menanggung biaya penyimpanan, atau mengurus proses buyback dan appraisal yang umumnya ada pada investasi emas fisik. Selain itu, XGLD dapat diperdagangkan selama jam perdagangan bursa, memungkinkan pergerakan nilai investasi dipantau secara real-time. Proses penyelesaian transaksi pun berlangsung dengan sistem T+1.
Sebagai ETF syariah, XGLD menggunakan akad Wakalah bil al-Ujrah untuk pengelolaan dana dan Bai’ al-Muthlaq untuk transaksi emas fisik. Produk ini berada di bawah pengawasan Dewan Pengawas Syariah dan berlandaskan Fatwa DSN-MUI No. 163/DSN-MUI/VIII/2025.
Investasi Emas Lebih Terjangkau
Kehadiran XGLD juga mengubah pandangan masyarakat terhadap investasi emas. Fokusnya kini bergeser dari pertanyaan berapa gram emas yang mampu dibeli sekaligus, menjadi berapa unit yang dapat diinvestasikan secara konsisten.
Investor juga dapat mengintegrasikan eksposur emas dengan aset investasi lainnya seperti saham, obligasi, dan reksa dana dalam satu portofolio. Hal ini mempermudah proses diversifikasi dan rebalancing aset melalui satu ekosistem investasi terpadu.
XGLD dikelola oleh IPIM dan didukung oleh Indo Premier Sekuritas sebagai dealer partisipan. Sementara itu, PT Pegadaian berperan sebagai penyedia sekaligus penyimpan emas fisik, dan Deutsche Bank AG Cabang Jakarta bertindak sebagai bank kustodian.
President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, menambahkan bahwa integrasi berbagai instrumen dalam platform IPOT memungkinkan investor untuk mengelola saham, reksa dana, ETF, obligasi, dan XGLD dalam satu tempat. “Integrasi ini mengubah perjalanan finansial dari sekadar stock portfolio menjadi Multi-Asset Wealth Portfolio,” kata Moleonoto.
Ikuti DailyFX.ID
