DailyFX.ID — Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih atau net sell senilai Rp 690,3 miliar pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 11 September 2026. Aksi jual oleh investor asing ini terjadi bersamaan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 47,9 poin atau 0,73% ke level 6.541,3.
Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi primadona aksi jual asing dengan catatan net sell mencapai Rp 526,2 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang dilepas asing senilai Rp 169,5 miliar, disusul oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan net sell Rp 102,1 miliar.
Sepuluh saham dengan net sell terbesar oleh investor asing pada Jumat (11/9/2026) adalah sebagai berikut:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 526,2 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 169,5 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Rp 102,1 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 71,8 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 36,1 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 27,2 miliar
- PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC): Rp 27,1 miliar
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Rp 24,9 miliar
- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA): Rp 24,7 miliar
- PT Indika Energy Tbk (INDY): Rp 21,9 miliar
Secara keseluruhan, net sell asing di pasar reguler tercatat sebesar Rp 732,8 miliar. Namun, terdapat net buy di pasar negosiasi dan tunai senilai Rp 42,4 miliar, sehingga total net sell di seluruh pasar mencapai Rp 690,3 miliar.
Pada penutupan perdagangan Jumat (11/9/2026), IHSG melemah 47,9 poin (0,73%) ke level 6.541,3. Sebanyak 197 saham tercatat menguat, 471 saham melemah, dan 295 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi yang terjadi di bursa mencapai Rp 14,3 triliun.
Ikuti DailyFX.ID
