DailyFX.ID — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum yang berlokasi di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Jembatan yang merupakan akses vital pada Koridor Lintas Timur Aceh–Sumatera Utara (Sumut) ini secara resmi dibuka untuk operasional penuh sejak Minggu (20/9) pukul 9.30 WIB.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa rampungnya jembatan ini merupakan bagian penting dari upaya kementerian untuk memulihkan konektivitas pascabencana. Hal ini juga bertujuan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan logistik di jalur strategis nasional.
“Sesuai dengan target pelaksanaan, hari ini tanggal 20 September 2026 telah beroperasi Jembatan Krueng Tingkeum sebagai bagian pemulihan Koridor Lintas Timur Aceh-Sumut. Percepatan penanganan permanen terus dilakukan agar dapat segera difungsikan secara optimal,” ujar Menteri Dody dalam keterangan rilisnya yang dikutip di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum memiliki panjang 149,7 meter. Pembangunannya menggunakan struktur baja girder dengan metode konstruksi incremental launching. Teknologi dan metode ini dipilih untuk meningkatkan kapasitas serta ketahanan infrastruktur terhadap berbagai risiko bencana.
Sebelumnya, jembatan ini mengalami kerusakan pada 26 November 2025 akibat bencana hidrometeorologi. Peristiwa tersebut berdampak pada struktur jembatan dan mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Selama masa tanggap darurat, Kementerian PU bersama TNI membangun jembatan sementara atau Bailey untuk menjaga konektivitas. Jembatan Bailey ini berfungsi mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik sembari pembangunan jembatan permanen dilaksanakan.
Dengan selesainya pembangunan jembatan permanen dan dibukanya kembali akses secara penuh, pemantauan kondisi lalu lintas akan terus dilakukan. Pemantauan ini bekerja sama dengan unsur perhubungan, Kepolisian, serta pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran arus kendaraan demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Beroperasinya Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum ini juga menjadi tindak lanjut pemerintah dalam menangani dampak bencana di Sumatra. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani dampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, serta memastikan masyarakat terdampak mendapatkan dukungan penuh.
Pembangunan infrastruktur permanen di Krueng Tingkeum ini menunjukkan bukti tindak lanjut tersebut dengan menyediakan akses yang lebih andal bagi masyarakat dan pengguna jalan di koridor Lintas Timur Sumatra. Penanganan Jembatan Krueng Tingkeum sejalan dengan semangat PU 608, yang berfokus pada pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas, mendukung produktivitas, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Diharapkan, berfungsinya infrastruktur strategis ini akan memperlancar aktivitas perdagangan, distribusi barang dan jasa, serta pergerakan ekonomi antara Aceh dan Sumatra Utara.
Ikuti DailyFX.ID
