DailyFX.ID — Jakarta International Investment, Trade, Tourism and SMEs Expo (JITEX) 2026 resmi dibuka di JIEXPO Convention Center, Jakarta, pada Kamis (17/9/2026). Acara yang mengusung tema “Igniting Economy” ini diselenggarakan oleh Asian Trade, Tourism and Economics Council (ATTEC) dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Penyelenggaraan JITEX tahun ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat konektivitas bisnis, investasi, dan pariwisata menjelang ulang tahun ke-500 kota tersebut pada 2027. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan bahwa ekonomi Jakarta terus menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan 5,52 persen (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026, didorong oleh sektor perdagangan.
“Capaian ini menjadi modal yang kuat bagi Jakarta untuk terus meningkatkan daya saing. Dengan semangat inilah kita membawa JITEX 2026 dengan 275 stan dari berbagai sektor,” ujar Rano saat pembukaan JITEX 2026.
Rano menjelaskan bahwa JITEX dirancang sebagai forum yang mempertemukan pengusaha, investor, pembeli, dan mitra strategis melalui pameran, forum bisnis, hingga pertemuan usaha. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap ajang ini dapat menghasilkan kesepakatan bisnis, kemitraan jangka panjang, serta membuka akses pasar global bagi usaha Jakarta.
“Kita ingin memastikan bahwa JITEX tidak berhenti pada pertemuan dan transaksi bisnis, tapi menjadi penggerak terciptanya peluang baru untuk eksplorasi kesepakatan bisnis atau deal, kemitraan jangka panjang, dan pertemuan baru usaha Jakarta menuju pasar global,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rano menekankan pentingnya penguatan ekonomi Jakarta tidak hanya melalui perdagangan dan investasi, tetapi juga potensi besar dari karya kreatif dan kekayaan intelektual masyarakat. Oleh karena itu, JITEX 2026 dilengkapi dengan Festival Kekayaan Intelektual Jakarta (FKI).
“Satu karya dapat memiliki perjalanan yang panjang. Sebuah buku dapat menjadi film, melahirkan musik dan soundtrack, dan kemudian berkembang menjadi berbagai bentuk karya serta peluang ekonomi lain,” kata Rano, berharap Jakarta dapat menjadi tempat lahir dan berkembangnya karya kreatif yang mampu bertemu pasar global.
Ketua Umum ATTEC dan HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menambahkan, JITEX 2026 berfungsi sebagai platform untuk mempertemukan penawaran dan permintaan (supply and demand). Ia berharap pertemuan antara pembeli, investor, dan mitra bisnis dari berbagai jaringan dapat melahirkan transaksi, investasi, dan kerja sama yang berkelanjutan.
“Kami ingin mempertemukan buyer, investor, dan business partner dari berbagai jaringan dengan produk dan potensi yang ada di Indonesia. Dari pertemuan ini, kami berharap dapat lahir transaksi, investasi, dan kerja sama yang tidak berhenti selama penyelenggaraan JITEX, tetapi terus berkembang setelahnya,” ujar Budihardjo.
Menurut Budihardjo, posisi Jakarta sebagai pusat perdagangan, jasa, investasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan modal penting untuk memperluas konektivitas ekonomi Indonesia dengan pasar internasional. JITEX 2026 dirancang sebagai wadah untuk memperkenalkan produk, potensi usaha, sekaligus mempertemukan kebutuhan pasar dengan peluang bisnis.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengapresiasi JITEX 2026 yang menunjukkan peran Jakarta dalam membuka akses peluang investasi dan pasar internasional. Ia berharap ajang ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan platform serupa guna mengembangkan peluang investasi di berbagai wilayah.
“Semangat Ignite Economy bukan hanya tentang menyalakan aktivitas ekonomi hari ini, tetapi tentang membangun ekosistem yang memungkinkan ekonomi tersebut terus tumbuh berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin luas,” ucap Ni Luh.
Penyelenggaraan JITEX sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong Jakarta masuk jajaran 20 kota global teratas dunia pada 2045. Melalui penguatan konektivitas perdagangan dan investasi, JITEX bertujuan membangun Jakarta sebagai Competitive Global City sekaligus Global Creative Hub.
JITEX 2026 menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran produk, JITEX Business Matching dan Business Matching P3DN DKI Jakarta, forum bisnis dan investasi, penandatanganan MoU, diskusi panel, talkshow, workshop, FGD, hingga networking programme. Acara ini juga diperkuat dengan kehadiran Asia Food & Ecosystem Expo (AFEX), Asia Sourcing Expo (ASE), Asia Food & Ecosystem Summit, dan ATTEC Global Investment Forum.
Selain menyasar kalangan bisnis dan investor, JITEX 2026 juga menyajikan JITEX Culinary Festival, JITEX Concert, serta pertunjukan kebudayaan. Rangkaian acara ini bertujuan menghubungkan aktivitas ekonomi dengan pariwisata, kreativitas, budaya, dan potensi lokal Jakarta.
Ikuti DailyFX.ID
