— JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) tengah mengkaji secara mendalam wacana yang diajukan oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai penyelenggaraan pendidikan gratis di seluruh satuan pendidikan negeri, termasuk jenjang perguruan tinggi. Menteri Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, menyatakan bahwa pihaknya menyambut positif gagasan tersebut dan sedang menganalisis berbagai aspek yang diperlukan.

“Kami baru menganalisis semua kondisi yang ada, kemungkinan-kemungkinannya bagaimana,” ujar Brian di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Analisis ini mencakup evaluasi mendalam terhadap kondisi saat ini dan opsi-opsi kebijakan yang paling memungkinkan untuk diimplementasikan sebagai tindak lanjut arahan Presiden.

Inti dari arahan Presiden Prabowo adalah untuk memastikan bahwa pendidikan tinggi dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Penekanan khusus diberikan pada upaya agar masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Intinya bapak presiden memberikan arahan bahwa pendidikan tinggi itu harus memberikan akses seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat atau anak-anak bangsa. Tentunya bagaimana yang memang tidak mampu, tetap diberikan akses,” tutur Brian.

Brian menambahkan bahwa peran pemerintah dalam mendukung pendidikan tinggi saat ini sudah cukup signifikan, namun Presiden meminta agar dukungan tersebut dapat ditingkatkan guna memperluas jangkauan akses pendidikan tinggi. Oleh karena itu, Kemendiktisaintek akan menyusun sebuah analisis komprehensif yang akan dilaporkan kepada Presiden.

Laporan hasil analisis tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah-langkah kebijakan yang akan diambil. Brian juga menginformasikan bahwa pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini akan dilakukan melalui rapat terbatas (ratas) khusus yang akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dalam waktu dekat. “Nanti (perkembangannya) mungkin setelah Bapak Presiden sudah memberikan arahan, mungkin kalau tidak minggu ini, minggu depan akan ada ratas khusus pembahasan ini,” papar Brian.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Pernyataan ini disampaikan saat acara puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026). Menurut Prabowo, biaya pendidikan mulai dari jenjang SD hingga universitas negeri harus dapat dijangkau secara gratis oleh seluruh anak bangsa. “Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucap Prabowo.