— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pelemahan pada sesi I perdagangan Senin (14/9/2026). Indeks tercatat dibuka turun 7,5 poin atau 0,11% ke level 6.533,86. Pelemahan ini melanjutkan tren negatif yang telah berlangsung selama empat hari berturut-turut. Perdagangan hari ini didominasi warna merah, dengan IHSG bergerak di rentang 6.523 hingga 6.537.

Di tengah pelemahan IHSG, sebanyak 797,66 juta saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 455,78 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat baru sebanyak 74.067 kali transaksi. Dari pergerakan saham, sebanyak 219 saham tercatat mengalami kenaikan, sementara 242 saham mengalami koreksi, dan 235 saham lainnya stagnan.

Analis Reliance Sekuritas memprediksi IHSG hari ini akan terus melemah dengan perkiraan pergerakan berada di kisaran support 6.460 dan resistance 6.611. Proyeksi ini sejalan dengan mayoritas indeks saham Asia yang juga dilaporkan melemah pada pagi ini, di mana Indeks Nikkei 225 terkoreksi 1,79% dan Indeks Kospi anjlok 3,31%.

Secara teknikal, Reliance Sekuritas mengamati bahwa candle terakhir IHSG berbentuk hammer dan masih berada di atas Moving Average 20 (MA20). Indikator Stochastic juga menunjukkan sinyal death cross. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Meskipun demikian, Reliance Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dinilai menarik untuk diperhatikan, yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT VKTR Teknologi Nusantara Tbk (VKTR).

Saham Top Gainers Sesi I

Di sisi lain, awal perdagangan sesi I justru diwarnai lonjakan harga pada lima saham yang menempati jajaran teratas daftar top gainers. Kenaikan harga saham-saham ini bervariasi, mulai dari 9% hingga 23%.

Saham-saham yang melaju kencang tersebut antara lain PT Leyand International Tbk (LAPD) yang melonjak 23,19% ke level Rp 85. Kemudian, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mencatatkan kenaikan 20,97% ke harga Rp 4.500. PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) juga menunjukkan performa impresif dengan kenaikan 16,67% ke Rp 434.

Selanjutnya, saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) terpantau menanjak 12,4% ke harga Rp 145. Terakhir, PT Indo Oils Perkasa Tbk (OILS) mencatat kenaikan 9,62% ke level Rp 342.