DailyFX.ID — Pasukan militer yang loyal kepada pemerintah sah Yaman melancarkan serangkaian serangan ke posisi pergerakan milisi Ansar Allah atau Houthi di beberapa titik di Provinsi Taizz pada Minggu (9/8/2026). Pihak militer Yaman pada Senin (10/8/2026) mengonfirmasi gempuran tersebut diarahkan ke sasaran strategis musuh di wilayah barat daya negara tersebut.
“Pasukan kami menyerang konsentrasi dan pergerakan Houthi di kawasan ketinggian Taba al-Madarajat di barat laut kota, serta di arah Humayr dan Al-Aqrud,” bunyi pernyataan resmi militer Yaman sebagaimana dikutip dari Sputnik, Senin. Selain itu, Angkatan Darat Yaman melepaskan tembakan ke arah posisi dan pergerakan pasukan Houthi di wilayah Al-Mahrur. Penyerangan ini bertepatan dengan terpantaunya pergerakan penguatan pasukan milisi Houthi yang mengarah ke front timur Kota Taizz.
Bentrokan sengit dengan menggunakan berbagai jenis senjata berat maupun ringan dilaporkan pecah secara bersamaan di sejumlah garis depan Provinsi Taizz. Serangan balasan dari pihak pemerintah ini terjadi tak lama setelah kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan rudal dan drone berskala besar. Serangan milisi tersebut menyasar konsentrasi pasukan yang bersekutu dengan Arab Saudi serta fasilitas depot senjata di kawasan Pelabuhan Mocha, Taizz.
Pihak Houthi mengklaim operasi gempuran mereka berhasil menghancurkan sejumlah peralatan militer dan menimbulkan puluhan korban jiwa. Konflik bersenjata di Yaman memuncak sejak akhir 2014 ketika kelompok milisi Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan mengesampingkan pemerintahan sah yang diakui secara internasional. Eskalasi tersebut memicu intervensi militer koalisi pimpinan Arab Saudi pada awal 2015 untuk membantu pemerintah Yaman merebut kembali wilayahnya, yang mengarahkan negara tersebut ke dalam salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Provinsi Taizz, yang terletak di wilayah barat daya Yaman, memiliki nilai geopolitik dan militer yang sangat krusial. Kota ini menghubungkan ibu kota Sanaa dengan kota pelabuhan Aden di selatan yang kini menjadi markas sementara pemerintah Yaman. Sejak 2015, Provinsi Taizz menjadi salah satu medan pertempuran paling sengit dan mengalami pengepungan ketat oleh milisi Houthi, sehingga penguasaan atas jalur logistik serta kawasan pelabuhan seperti Mocha kerap menjadi perebutan strategis kedua belah pihak.
Ikuti DailyFX.ID
