— JAKARTA – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), emiten dari Grup Kawan Lama, resmi meluncurkan merek ritel terbarunya, NEKA, pada September 2025. Merek ini melengkapi portofolio AHI yang sebelumnya telah memiliki merek toko AZKO. Hingga akhir tahun 2025, AHI telah membuka 10 toko NEKA.

NEKA dirancang untuk menyediakan aneka kebutuhan rumah dan gaya hidup yang terjangkau, praktis, dan relevan bagi keluarga Indonesia. Kehadiran NEKA merupakan bagian dari strategi AHI untuk menjangkau segmen pasar dan wilayah baru, terutama di kawasan luar pusat kota yang belum tergarap optimal oleh ritel modern.

Direktur Aspirasi Hidup Indonesia, Gregory S Widjaja, menjelaskan bahwa NEKA memiliki karakteristik yang lebih cepat dan fleksibel dalam pengembangan jaringan toko serta menyasar target pasar massal.

Perbedaan utama antara AZKO dan NEKA terletak pada jenis produk yang ditawarkan dan target pelanggan. NEKA berfokus pada produk yang lebih dasar dengan ukuran toko yang lebih kecil dibandingkan AZKO. “Area atau lokasi toko NEKA juga berfokus pada suburban area dan kota-kota lapis 2-3 di Indonesia. Tingkat pengembangan jaringan toko ini juga jauh lebih cepat dan capex per toko yang lebih rendah dibandingkan AZKO,” terang Gregory.

Hingga semester pertama tahun 2026, perseroan telah memiliki 20 toko NEKA yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Ke depannya, AHI berencana memperluas jaringan toko ini ke seluruh wilayah Indonesia, dengan target pembukaan 40–50 toko NEKA pada tahun 2026.

Dalam materi paparan publik ACES, NEKA digambarkan sebagai pelengkap segmen pasar AHI dengan karakteristik yang gesit, fleksibel, dan menyasar pasar massal. Karakteristik toko NEKA mencakup ukuran di bawah 700 meter persegi, menawarkan lebih dari 10.000 SKU dari lebih dari 15 kategori, dengan rata-rata transaksi berkisar antara Rp 80.000 hingga Rp 100.000, serta menawarkan harga yang kompetitif.

Perluasan jangkauan NEKA terus dilakukan, terbukti dengan dibukanya lima toko baru sepanjang bulan Agustus 2026.