DailyFX.ID — Paramount Gading Serpong kini menampilkan wajah kota mandiri yang lengkap, dinamis, dan terintegrasi dengan beragam commercial hub yang tersebar di setiap sudutnya. Kawasan ini semakin dikenal sebagai salah satu pusat kuliner dan gaya hidup paling aktif di Jabodetabek, memperkuat posisinya sebagai the most happening culinary city.
Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, menyatakan bahwa kesuksesan pertumbuhan kawasan komersial di Paramount Gading Serpong merupakan bagian dari komitmen Paramount Land untuk tidak hanya mengembangkan bangunan ruko, tetapi juga membangun ekosistem bisnis dan gaya hidup. “Paramount Gading Serpong kini telah berkembang menjadi community in the making, dengan berbagai aktivitas komunitas gaya hidup baru, mulai dari kuliner, otomotif, retail, lifestyle, dan aktivitas sosial lainnya yang aktif setiap hari,” ujarnya.
Mengacu pada teori placemaking yang menekankan pengalaman pengunjung dan interaksi sosial, Paramount Gading Serpong mengembangkan Grand Boulevard Aniva sebagai urban commercial hub. Lokasinya yang strategis, terintegrasi dengan kawasan lain, memiliki aktivitas kendaraan tinggi, serta captive market yang besar, menawarkan potensi pertumbuhan bisnis jangka panjang terbaik.
“Calon pelaku usaha tidak hanya membeli ruang untuk berbisnis, tetapi masuk ke dalam ekosistem yang sudah hidup,” tambah Ferry.
Kelebihan utama Grand Boulevard Aniva terletak pada lokasinya yang diapit oleh Paramount Gading Serpong dan BSD City. Kawasan ini memiliki dua boulevard utama (ROW 30 dan ROW 28) yang tersambung ke akses penghubung Gading Serpong–BSD City. Selain itu, dikelilingi oleh pusat komersial vibrant Aniva dan Pasadena Central District, serta puluhan klaster residensial yang sudah terhuni.
Grand Boulevard Aniva juga dilengkapi enam jalur masuk dan akses parkir gateless yang memudahkan visibilitas kawasan dari berbagai arah. Hal ini bertujuan untuk membuat mobilitas pengunjung lebih mulus saat datang, mencapai destinasi, menjelajahi kawasan, hingga kembali meninggalkan area.
Untuk menarik pengunjung dan menciptakan interaksi dinamis, Grand Boulevard Aniva akan memiliki fasilitas unggulan seperti Aniva Grand Atrium, area publik seluas 1.200 meter persegi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari community gathering, pop-up market, pameran, pertunjukan, hingga kegiatan lainnya. Aniva Green Park juga akan hadir sebagai green park connector sepanjang 550 meter, menghubungkan area Aniva hingga Amarillo Village, lengkap dengan jembatan, amphitheater, promenade, mini stage, jogging track, taman, dan ribbon wall.
Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land, menjelaskan bahwa Grand Boulevard Aniva mengadopsi fasad American Style yang elegan dan modern. Fasad ini dilengkapi decorative crown dan decorative columns untuk memberikan karakter arsitektur yang kuat, serta variasi warna fasad pada tipe Corner untuk kesan dinamis.
“Komersial ini menghadirkan tiga tipe bangunan komersial untuk berbagai skala dan jenis bisnis, yakni tipe Regular, Alfresco, dan Luminous Boutique Shop,” katanya.
Untuk mendorong aktivitas dan pergerakan pengunjung yang merata, hadir Aniva Central Junction di tengah persimpangan jalan Aniva, terinspirasi dari Shibuya Crossing di Jepang. Elemen ikonik lainnya termasuk menara jam Aniva Clock Square dan Aniva Mural Walk yang menampilkan beragam mural art, serupa dengan Haji Lane di Singapura.
Ikuti DailyFX.ID
