DailyFX.ID — JAKARTA – Delegasi Departemen Pertahanan Amerika Serikat melakukan lawatan ke Indonesia sebagai bagian dari kunjungan resmi ke sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Filipina, Thailand, dan Kamboja. Delegasi tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Kebijakan, Elbridge Colby, bersama Asisten Menteri Pertahanan AS untuk Keamanan Indo Pasifik, John Noh.
Menurut pernyataan resmi Kedutaan Besar AS di Jakarta pada Sabtu (8/8/2026), delegasi AS telah bertolak sejak Jumat (7/8/2026). Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memperkuat hubungan pertahanan bilateral dan regional di kawasan Indo Pasifik.
Selama lawatan berlangsung, para pejabat AS dijadwalkan bertemu dengan mitra sejawat serta pejabat senior pemerintah di negara-negara yang mereka kunjungi. “Dalam kunjungan tersebut, mereka akan bertemu dengan mitra sejawat serta pejabat senior lainnya guna memperkuat hubungan bilateral Departemen Pertahanan AS dengan negara-negara di kawasan. Kunjungan ini menegaskan kembali komitmen Departemen Pertahanan AS untuk membangun perdamaian yang berkelanjutan di kawasan melalui kekuatan,” tulis pernyataan tersebut.
Langkah strategis ini dilakukan di tengah upaya Washington untuk meningkatkan keterlibatan pertahanan dan keamanan di kawasan Indo Pasifik, yang juga mencakup partisipasi dalam latihan militer multinasional Rim of the Pacific (RIMPAC) 2028 pada Juni hingga Juli 2026.
Bagi Indonesia, kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan John Noh di Jakarta pada Februari lalu. Dalam pertemuan sebelumnya, kedua pihak telah mendiskusikan pendalaman kemitraan pertahanan serta prioritas strategis bersama untuk mendukung stabilitas kawasan Indo Pasifik.
Salah satu fokus pembahasan utama adalah persiapan latihan militer bersama Super Garuda Shield 2026, yang akan melibatkan ribuan personel militer dari Indonesia, Amerika Serikat, dan negara-negara mitra regional. Menteri Sjafrie sebelumnya juga telah menegaskan komitmen Indonesia terhadap misi kemanusiaan internasional dan perdamaian dunia melalui partisipasi aktif dalam berbagai gugus tugas internasional.
Kemitraan pertahanan antara Indonesia dan AS dinilai memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Indo Pasifik. Di tengah dinamika geopolitik global yang meningkat dan persaingan strategis di jalur maritim internasional, kerja sama bilateral di bidang pertahanan terus dipererat melalui dialog tingkat tinggi, latihan militer bersama, serta peningkatan interoperabilitas pasukan.
Latihan bersama seperti Super Garuda Shield telah berkembang menjadi salah satu ajang latihan militer multinasional terbesar di kawasan. Program ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan tempur, tetapi juga memperluas kerja sama dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan. Kunjungan pejabat tinggi pertahanan AS ke Asia Tenggara ini mencerminkan upaya berkelanjutan AS untuk merangkul mitra strategis guna mewujudkan kawasan Indo Pasifik yang aman, terbuka, dan stabil.
Ikuti DailyFX.ID
