DailyFX.ID — Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyatakan bahwa Perjanjian Jakarta 2026, sebuah kesepakatan keamanan bersama antara Indonesia dan Australia, merupakan landasan strategis yang akan terus dikembangkan untuk generasi mendatang kedua negara. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan 2+2 di Melbourne, Australia.
Wong menekankan bahwa perjanjian ini menandai babak baru yang lebih tinggi dalam hubungan bilateral kedua negara. “Kami memandang Jakarta Treaty sebagai landasan yang akan terus kami bina dan kembangkan bagi generasi mendatang di Indonesia maupun Australia,” ujar Penny Wong. Ia menambahkan, Australia menyadari sepenuhnya bahwa stabilitas, keamanan, dan kemakmuran kawasan berawal dari kerja sama erat antara kedua negara, dengan Indonesia sebagai mitra yang sangat krusial.
Diplomasi dan kerja sama strategis ini harus dijalankan atas dasar saling menghormati, kebijaksanaan, serta visi jangka panjang bagi generasi penerus. Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyambut hangat penguatan kerja sama ini, menegaskan pentingnya kolaborasi yang lebih erat di tengah dinamika geopolitik kawasan. “Sebagai tetangga dekat, kita memang ditakdirkan untuk saling mendampingi. Kondisi ini menuntut kita untuk menjalin hubungan yang lebih kuat serta kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Australia,” tutur Sugiono.
Perjanjian Keamanan RI-Australia
Jakarta Treaty 2026, atau secara resmi dinamai Indonesia-Australia Treaty on Common Security, ditandatangani oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada 6 Februari 2026. Perjanjian bersejarah ini dirancang untuk memperkuat fondasi pertahanan dan stabilitas regional di kawasan Indo Pasifik.
Kerja sama ini mencakup sejumlah poin utama:
- Konsultasi Tingkat Tinggi: Komitmen untuk melakukan komunikasi rutin dan saling mendukung dalam menghadapi ancaman keamanan yang serius.
- Latihan Militer Bersama: Penyelenggaraan pelatihan pertahanan rutin di wilayah Indonesia.
- Pertukaran Personel & Pendidikan: Penempatan perwira senior TNI di Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) serta perluasan program pendidikan militer antar-negara.
- Kemitraan Ekonomi & Investasi: Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait investasi strategis Australia dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Dengan mengintegrasikan sektor keamanan dan investasi ekonomi, Jakarta Treaty 2026 tidak hanya memperkokoh benteng pertahanan kedua negara, tetapi juga menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan.
Ikuti DailyFX.ID
