DailyFX.ID — JAKARTA – The Pokémon Company (TPC) mengumumkan penguatan strategi bisnisnya di Indonesia untuk tahun fiskal 2026–2027. Perusahaan akan memperluas pemanfaatan kekayaan intelektual (IP) Pokémon ke berbagai kanal, mencakup produk digital, budaya lokal, olahraga, hingga kegiatan berbasis pengalaman.
Corporate Officer TPC, Susumu Fukunaga, menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar penting bagi perusahaan seiring meningkatnya jumlah penggemar Pokémon. Respons positif konsumen terhadap berbagai aktivitas Pokémon di Indonesia menjadi pertimbangan utama dalam memperluas bisnis di pasar domestik.
“Kami merasakan sambutan yang sangat hangat dari penggemar Pokémon di Indonesia. Karena itu, kami ingin memperluas lagi kegiatan dan bisnis Pokémon di Indonesia,” ujar Fukunaga di Jakarta. Ia menambahkan bahwa popularitas Pokémon di Indonesia terus menunjukkan peningkatan, yang juga didukung oleh survei internal perusahaan mengenai tingkat popularitas di pasar Asia Tenggara.
Dalam dua tahun terakhir, TPC telah aktif di Indonesia melalui kolaborasi dengan Garuda Indonesia dan berbagai kegiatan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Untuk periode 2026–2027, perusahaan akan melanjutkan ekspansi dengan program-program baru, termasuk kolaborasi Poke Wayang, proyek olahraga bersama MilkLife, Pokémon RUN 30, penambahan Bahasa Indonesia pada Pokémon Trading Card Game Pocket, serta penyelenggaraan kembali Pikachu’s Indonesia Journey.
Lokalisasi Produk Digital Diperdalam
Salah satu strategi utama TPC untuk pasar Indonesia adalah lokalisasi produk digital. Mulai Januari 2027, aplikasi Pokémon Trading Card Game Pocket akan menyediakan dukungan Bahasa Indonesia. Aplikasi yang telah diunduh lebih dari 200 juta kali secara global ini mencatat lebih dari 5,2 juta unduhan dari Indonesia.
Penambahan bahasa lokal diharapkan memudahkan akses pemain Indonesia terhadap konten dan antarmuka aplikasi. TPC juga akan menyiapkan item khusus berupa Pikachu Berkemeja Batik di dalam gim, sebagai bagian dari upaya penyesuaian produk global dengan karakter pasar lokal.
Budaya Lokal Menjadi Bagian Strategi Ekspansi
TPC mengembangkan proyek Poke Wayang, sebuah inisiatif yang menggabungkan karakter Pokémon dengan seni pertunjukan wayang. Musik dari seri gim Pokémon akan diaransemen menggunakan unsur gamelan. Gagasan ini lahir dari diskusi dengan karyawan asal Indonesia mengenai cara mendekatkan Pokémon kepada anak-anak lokal.
“Kami berdiskusi dengan teman-teman dari Pokémon yang memang berasal dari Indonesia mengenai bagaimana caranya agar bisa lebih dekat dan lebih menjangkau anak-anak di Indonesia,” jelas Fukunaga. Pertunjukan Poke Wayang dijadwalkan diperkenalkan dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) pada 22 Oktober 2026, sebelum dibawa ke sejumlah sekolah dasar.
Fukunaga menegaskan bahwa proyek ini pada tahap awal belum diarahkan untuk komersialisasi. “Kami belum memiliki rencana untuk menjual atau merilis produk wayang ini. Fokus awalnya adalah membawa pertunjukan wayang ke sekolah-sekolah dasar,” katanya. Perusahaan juga mempertimbangkan pembagian perangkat atau kit wayang kepada sekolah untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
Perluas Interaksi Melalui Olahraga dan Pengalaman
TPC juga memperluas keterlibatan dengan komunitas melalui sektor olahraga. Kolaborasi dengan MilkLife difokuskan pada sepak bola putri dan bulu tangkis, melibatkan mantan atlet ternama seperti Mana Iwabuchi, Aya Miyama, dan Kento Momota. Fukunaga melihat kolaborasi olahraga sebagai cara membangun hubungan dengan kelompok konsumen yang lebih muda dan mendukung olahraga di Indonesia.
Kegiatan berbasis pengalaman juga dikembangkan melalui “Pokémon RUN 30: Indonesia Edition” yang dijadwalkan pada 13 Desember 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan Jalan Sudirman, Jakarta. Acara ini akan dilengkapi dengan Pokémon Festival Zone pada 12–13 Desember 2026 di fX Sudirman. Lari sejauh lima kilometer ini tidak hanya menawarkan aktivitas fisik, tetapi juga permainan interaktif, pameran, serta area produk dan gim.
Sinergi dengan Nintendo untuk Penguatan Pasar
Pengembangan pasar Indonesia juga dilakukan bersama Nintendo. Pikachu’s Indonesia Journey akan diselenggarakan di Central Park Mall, Jakarta, pada 10 Desember 2026 hingga 3 Januari 2027, bertepatan dengan rencana peluncuran Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 di Indonesia. Pengunjung dapat mencoba gim Nintendo dan Pokémon serta mengunjungi Nintendo Pop-Up Store.
Sinergi ini menggabungkan elemen bisnis mulai dari perangkat keras, perangkat lunak, IP, ritel, hingga pengalaman konsumen. Meskipun memperluas aktivitas, Fukunaga belum merinci target pendapatan atau kontribusi Indonesia terhadap bisnis Pokémon secara regional. Saat ini, prioritas perusahaan adalah penguatan program yang telah disiapkan dan perluasan jangkauan Pokémon di pasar Indonesia, tidak hanya melalui penjualan gim dan produk berlisensi, tetapi juga lokalisasi konten, pemanfaatan budaya lokal, pembangunan komunitas, serta perluasan pengalaman konsumen.
Ikuti DailyFX.ID
