— WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump angkat bicara mengenai dukungan finansial dari seorang oligarki Rusia untuk pesta pernikahan putranya, Donald Trump Jr. Trump menyatakan bahwa hal tersebut tidak melanggar aturan dan mengklaim putranya telah mengembalikan dana tersebut.

Pernyataan Trump ini disampaikan sebagai respons terhadap laporan investigasi dari media independen ProPublica. Laporan tersebut mengungkap keterlibatan Umar Kremlev, seorang pengusaha berpengaruh yang memiliki kedekatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pembiayaan rangkaian pesta pernikahan Donald Trump Jr. dengan Bettina Anderson di Bahama pada Mei 2026.

“Hal itu sangat diizinkan. Banyak orang mengadakan pesta perayaan. Namun, setahu saya, dia membayar kembali uang tersebut,” ujar Trump, seperti dikutip Bloomberg internasional pada Sabtu (19/9/2026). Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai proses pengembalian dana tersebut.

Kiriman Mewah dan Pengakuan Keluarga

Temuan ProPublica menunjukkan bahwa Kremlev menanggung biaya ratusan ribu dolar AS untuk menyewa salah satu dari dua pulau pribadi dan membiayai pertunjukan kembang api megah selama tiga hari perayaan. Saat ini, Kremlev menjabat sebagai Ketua Asosiasi Tinju Internasional (IBA).

Bettina Trump, istri Donald Trump Jr., melalui unggahan di media sosial setelah acara, menyebut Kremlev sebagai teman dekat yang secara royal memfasilitasi pesta selama dua malam setelah prosesi pernikahan inti mereka. Ia menekankan bahwa upacara pernikahan itu sendiri berlangsung tertutup dan hanya dihadiri oleh keluarga inti.

Donald Trump, yang tidak menghadiri acara tersebut karena kesibukan agenda kepresidenan, mengaku telah mengonfirmasi hal ini secara langsung kepada putranya. “Saya bertanya kepadanya mengenai kabar itu. Dia menjawab, ‘Tidak, saya mengembalikan uangnya, Ayah.’ Jadi, yang saya dengar dia memang membayarnya kembali,” kata Trump.

Sorotan Publik di Tengah Ketegangan Geopolitik

Sorotan publik terhadap keterlibatan Umar Kremlev muncul di tengah tingginya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Rusia pasca-invasi militer ke Ukraina yang telah berlangsung lebih dari empat tahun. Keterlibatan tokoh berpengaruh asal Rusia dalam lingkaran keluarga Presiden AS memicu kekhawatiran terkait potensi konflik kepentingan dan pengaruh politik luar negeri.

Umar Kremlev dikenal memiliki kedekatan khusus dengan Kremlin. Ia pernah dianugerahi penghargaan Order of Friendship oleh Presiden Vladimir Putin dan tercatat mendampingi pimpinan Rusia tersebut dalam kunjungan kenegaraan ke China.

Di sisi lain, pemerintahan Trump terus berada di bawah tekanan diplomatik akibat janji kampanye untuk meredakan konflik Rusia-Ukraina yang hingga kini belum membuahkan kesepakatan damai.