— JAKARTA – Kolaborasi antara PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) dan Mayora Group memasuki babak baru. Kemitraan yang telah terjalin sejak 2019 ini berkembang dari kerja sama brand menjadi kolaborasi berbasis intellectual property (IP) yang menggabungkan hiburan, komunitas, hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Memasuki fase baru sebagai perusahaan publik, RANS memperluas pemanfaatan IP melalui berbagai kegiatan seperti pertunjukan musik, festival, hingga family experience. Salah satu wujudnya adalah RANS Carnival dan Cipungland yang digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana industri hiburan dapat menciptakan dampak yang lebih luas dari sekadar tontonan. Kehadiran berbagai kegiatan RANS juga membuka ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal untuk terlibat dalam rantai aktivitas ekonomi di daerah.

Direktur Utama RANS Entertainmen Indonesia, Nagita Slavina, mengatakan kemitraan dengan Mayora telah melewati perjalanan panjang, dari tahap awal perusahaan hingga kini memasuki pasar modal. “Fondasi ini sudah dibangun dari tujuh tahun yang lalu. Mulai dari kita di garasi sampai kita melantai di bursa, Mayora masih percaya dengan perkembangan RANS,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Menurut dia, keberlanjutan kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara corporate brand dan creator platform dapat menghasilkan dampak komersial sekaligus sosial. Co-Founder RANS Entertainment Indonesia Tbk, Raffi Ahmad, menambahkan bahwa kelanjutan kerja sama dengan Mayora menjadi bagian dari strategi RANS dalam mengembangkan dan memonetisasi IP yang dimiliki.

“Berlanjutnya kolaborasi kami dengan Mayora mencerminkan konsistensi RANS dalam memonetisasi IP, sekaligus menciptakan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal serta mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan,” kata Raffi.

Dari Hiburan ke UMKM

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut terlihat melalui RANS Carnival dan Cipungland di Lombok. RANS Carnival dikembangkan sebagai platform yang memadukan pertunjukan musik, aktivitas komunitas, dan hiburan inklusif. Kegiatan ini memberikan ruang bagi UMKM serta pelaku ekonomi kreatif lokal untuk berpartisipasi.

Sementara itu, Cipungland dikembangkan sebagai family experience platform yang menghadirkan ruang bermain dan edukasi bagi keluarga. Kehadiran kedua IP ini di luar Pulau Jawa dinilai dapat memberikan efek berganda bagi daerah tujuan, mulai dari keterlibatan talenta lokal, pembukaan lapangan kerja sementara, hingga aktivitas di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Program JajaRANS juga menjadi bagian dari ekosistem tersebut dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM kuliner lokal. Program ini bertujuan membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan transaksi.

Global Marketing Director Mayora Group, Ricky Afrianto, menyatakan kemitraan yang telah berlangsung sejak 2019 tersebut dibangun dari kesamaan misi untuk semakin dekat dengan keluarga Indonesia. “Melalui dukungan terhadap RANS Carnival dan Cipungland sebagai flagship IP RANS, kolaborasi ini bukan hanya memperkuat brand equity seluruh produk Mayora, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif serta ekonomi lokal di berbagai daerah Indonesia,” ujar Ricky.

Ekspansi IP

Ke depan, kolaborasi RANS dan Mayora tidak hanya berfokus pada RANS Carnival dan Cipungland. Kemitraan ini akan diperluas melalui sejumlah IP lain, termasuk D’MASIV Asia Concert dan DUDAS-1 Asia Tour. Ekspansi ini menjadi bagian dari upaya RANS memperluas jangkauan IP ke lebih banyak kota dan audiens.

Dalam kolaborasi ini, LINK Group International berperan sebagai mitra strategis marketing and media network yang membantu menyelaraskan strategi pemasaran dan komunikasi antara RANS dan Mayora. Group CEO LINK Group International, Irsan Yapto, mengatakan perjalanan kemitraan tersebut menunjukkan bagaimana kekuatan persona dan IP RANS berkembang menjadi posisi yang semakin strategis di industri kreatif nasional.

“Sebagai independent marketing & media agency network, peran kami adalah menyelaraskan strategi pemasaran dan komunikasi antara RANS dan Mayora, sehingga cerita kemitraan ini, yang telah konsisten terjalin sejak 2019, dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan memberikan dampak yang semakin nyata,” ujar Irsan.

Dengan model kolaborasi yang menggabungkan IP, hiburan, komunitas, dan pelaku usaha lokal, kemitraan RANS dan Mayora memperlihatkan arah baru industri kreatif, di mana sebuah acara tidak hanya diukur dari jumlah audiens, tetapi juga dari seberapa besar aktivitas tersebut mampu menciptakan nilai ekonomi di daerah.