— JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pencabutan penghentian sementara atau suspensi terhadap satu saham emiten pada Senin, 14 September 2026. Saham yang dimaksud adalah PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), milik pengusaha Haji Isam.

Setelah suspensi dicabut, harga saham JARR menunjukkan kenaikan signifikan, melonjak 6,2% pada awal sesi perdagangan Senin. Pencabutan suspensi ini memungkinkan investor untuk kembali bertransaksi di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan.

Sebelumnya, BEI memberlakukan suspensi pada saham JARR pada 11 September 2026. Keputusan ini diambil menyusul adanya peningkatan harga saham yang sangat signifikan secara kumulatif. Dalam sebulan terakhir, saham JARR tercatat telah melesat 98,9%, dan mengalami kenaikan 16,1% sejak awal tahun (year to date/ytd).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa kebijakan suspensi bertujuan sebagai mekanisme pendinginan atau ‘cooling down’ demi melindungi investor. “Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi BEI pada Senin (14/9/2026).

BEI juga mengimbau para pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan demi pengambilan keputusan investasi yang tepat.