DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami fluktuasi pada perdagangan sesi I, Selasa (22/9/2026). IHSG tercatat anjlok 71,16 poin atau 1,11% ke level 6.313,56. Pergerakan ini terjadi setelah sempat dibuka menguat, dengan rentang perdagangan di level 6.277 hingga 6.423.
Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham justru mencatatkan lonjakan harga yang signifikan, bahkan ada yang mencapai 34% dan masuk dalam jajaran saham dengan predikat top gainers. Dua di antaranya bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Data perdagangan sesi I menunjukkan total 20,63 miliar lembar saham telah ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp 7,98 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.358.244 transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, 147 saham mengalami kenaikan, sementara 513 saham melemah, dan 128 saham stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga terpantau melemah sebesar 0,73%.
Seluruh sektor saham tercatat melemah pada penutupan sesi I, dengan sektor energi memimpin pelemahan sebesar 2,31%. Sektor perindustrian menyusul dengan pelemahan 1,7%, diikuti sektor properti (1,37%), sektor barang baku (1,19%), dan sektor konsumsi primer (1,16%).
Sementara itu, indeks saham di kawasan Asia pada sesi yang sama justru menunjukkan tren penguatan. Indeks Shanghai naik 0,15%, Hang Seng menguat 0,29%, dan Straits Times menanjak 0,52%. Indeks Nikkei di Jepang pada hari itu libur.
Saham-Saham Top Gainers
Meskipun IHSG mengalami pelemahan, beberapa saham berhasil melonjak tinggi dan masuk dalam daftar top gainers, dengan kenaikan harga mulai dari 17% hingga 34%.
Dua saham yang mencapai batas auto rejection atas (ARA) adalah PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang melonjak 34,35% ke harga Rp 176, dan PT Satria Antaran Prima Tbk yang melesat 24,5% ke Rp 376.
Saham lain yang juga mencatatkan kenaikan signifikan antara lain PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) naik 26,74% ke Rp 109, PT Asia Sejahetera Mina Tbk (AGAR) terkerek 20% ke Rp 2.760, PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) naik 17,32% ke Rp 298, dan PT Arkayana Lestari Grup Tbk (AYLS) menguat 17,24% ke Rp 204.
Sebaliknya, lima saham tercatat sebagai top losers dengan pelemahan cukup dalam. PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) ambruk 13,73% ke Rp 88, PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) turun 11,5% ke Rp 354, dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) jatuh 9,94% ke Rp 326.
Selain itu, PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) terpangkas 9,35% ke Rp 126, dan PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) turun 9,25% ke Rp 157.
Ikuti DailyFX.ID
