DailyFX.ID — JAKARTA – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan Salim, menunjukkan potensi penguatan menuju level resistance atau batas atasnya. Analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target terdekat saham BUMI di kisaran Rp 196 hingga Rp 199.
Dalam catatan perdagangan untuk Selasa, 22 September 2026, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support atau batas bawah saham BUMI berada di level Rp 187-Rp 190. “BUMI memiliki support 187-190. Potensi naik ke 196-199 short term,” demikian tertulis dalam analisis tersebut.
Pada penutupan perdagangan Senin, 21 September 2026, saham BUMI tercatat melemah tipis 0,52% di level Rp 192 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam sepekan terakhir, kinerja saham BUMI menunjukkan penurunan 7,6%, meskipun dalam sebulan terakhir mengalami lonjakan 1,05%. Secara year to date (ytd), saham BUMI telah mengalami koreksi sebesar 47,5%.
Meskipun demikian, data dari Stockbit pada Senin, 21 September 2026, menunjukkan adanya pembelian bersih oleh investor asing atau net buy asing senilai Rp 13,3 miliar pada saham BUMI.
Ikuti DailyFX.ID
