— Investor asing kembali melanjutkan aksi jual bersih atau net sell di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (16/9/2026). Aksi ini menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah.

Total net sell asing di seluruh pasar pada hari ini tercatat mencapai Rp 624,7 miliar. Dengan tambahan ini, akumulasi net sell asing sepanjang tahun berjalan hingga kini bertambah menjadi Rp 72,7 triliun, berdasarkan data dari BEI.

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi emiten yang paling banyak dilego oleh investor asing di pasar reguler, dengan nilai net sell mencapai Rp 238,3 miliar. Selain BMRI, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga menjadi sasaran jual asing dengan net sell sebesar Rp 101,9 miliar.

Di sisi lain, transaksi beli bersih atau net buy terbanyak oleh investor asing pada hari ini terjadi pada saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) senilai Rp 88,4 miliar. Posisi kedua ditempati oleh saham PT Antam Tbk (ANTM) dengan net buy asing sebesar Rp 49,8 miliar.

Penutupan perdagangan hari ini, IHSG melemah 24,3 poin atau 0,38% ke level 6.436,8. Dari total nilai transaksi yang mencapai Rp 11,8 triliun, tercatat ada 213 saham yang menguat, 456 saham mengalami pelemahan, dan 294 saham lainnya stagnan.

Sektor perindustrian menjadi sektor dengan penguatan tertinggi pada penutupan pasar hari ini, yaitu sebesar 0,9%. Sektor barang konsumen primer menyusul dengan kenaikan 0,1%.

Namun, sejumlah sektor lainnya mengalami pelemahan. Sektor infrastruktur tercatat paling dalam pelemahannya, yaitu sebesar 1,39%. Diikuti oleh sektor teknologi dengan 1,13%, sektor barang konsumen non-primer 1,12%, sektor properti 0,7%, sektor energi 0,6%, sektor keuangan 0,4%, sektor barang baku 0,27%, sektor kesehatan 0,24%, dan sektor transportasi 0,1%.

Saham Paling Cuan dan Merugi

Di tengah pelemahan IHSG, terdapat beberapa saham yang membukukan kenaikan harga signifikan. PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) memimpin dengan lonjakan 34,4% ke harga Rp 199. Saham PT Pakuan Tbk (UANG) juga melesat 24,9% ke Rp 4.210, dan PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) naik 24,8% ke Rp 1.280.

Saham PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) mengalami kenaikan 20,7% menjadi Rp 134, sementara PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) terangkat 18,1% ke Rp 4.100.

Sebaliknya, beberapa saham tercatat mengalami penurunan tajam. PT Inter-Delta Tbk (INTD) anjlok 15% ke Rp 272. PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) turun 14,8% menjadi Rp 366, dan PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) jatuh 14,39% ke Rp 119.

Saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) terkoreksi 10,1% ke Rp 178, dan PT MD Entertainment Tbk (FILM) melemah 9,9% menjadi Rp 680.