— WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat menetapkan pengurangan pasokan air dari Sungai Colorado untuk California, Nevada, dan Arizona. Kebijakan ini akan berlaku mulai tahun 2027 dan 2028 sebagai respons terhadap kekeringan ekstrem yang terus menekan ketersediaan air di salah satu sumber air terpenting di wilayah barat AS.

Menteri Dalam Negeri AS, Doug Burgum, menandatangani rencana tersebut yang akan memangkas total alokasi air untuk ketiga negara bagian di kawasan Lower Basin sebesar 1,6 juta acre-feet per tahun pada periode 2027-2028. Pengurangan ini setara dengan sekitar 21% dari total pasokan.

Lebih lanjut, pemangkasan tersebut berpotensi meningkat hampir dua kali lipat menjadi 3 juta acre-feet per tahun setelah 2028, jika diperlukan untuk menjaga level kritis di waduk-waduk utama. Rencana pengelolaan Sungai Colorado ini dirancang untuk 10 tahun ke depan dan akan dievaluasi setiap dua tahun.

Sementara itu, empat negara bagian di kawasan Upper Basin, yaitu Colorado, Utah, New Mexico, dan Wyoming, tidak dikenai pemangkasan wajib dalam rencana ini. Perbedaan perlakuan ini kembali memicu ketegangan di antara negara bagian terkait pembagian air Sungai Colorado, terutama setelah perundingan antara tujuh negara bagian gagal mencapai kesepakatan mengenai beban penghematan air.

Sungai Colorado memegang peranan vital bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat AS. Sungai ini menjadi sumber air bagi sekitar 10% populasi AS, mengairi lahan pertanian yang menghasilkan sekitar 15% produksi pangan nasional, serta mendukung pasokan listrik bagi sekitar 6 juta orang.

Tekanan terhadap sungai semakin parah dengan tercatatnya level air terendah sepanjang sejarah di Danau Powell dan Danau Mead, dua waduk terbesar di AS, pada bulan ini. Permukaan Danau Powell pada Kamis (20/08/2026) berada di ketinggian 3.519,2 kaki di atas permukaan laut, hanya berjarak kurang dari 30 kaki dari batas minimum operasional pembangkit listrik tenaga air Bendungan Glen Canyon di Arizona.

Arizona Ancam Tempuh Jalur Hukum

Gubernur Arizona, Katie Hobbs, menyambut baik keputusan pemerintah federal yang mengadopsi usulan pemangkasan dari negara-negara bagian cekungan bawah untuk 2027 dan 2028. Namun, ia menilai pembagian beban penghematan belum adil dan mengkritik penolakan negara-negara bagian cekungan atas untuk menerima pemangkasan wajib.

“Arizona siap melindungi air kami melalui segala cara hukum yang diperlukan dan tidak akan mundur dalam membela hak-hak kami,” ujar Hobbs, dikutip Reuters pada Sabtu (22/08/2026). Arizona dan Nevada sebelumnya telah memperingatkan bahwa pemangkasan yang lebih besar setelah 2028 dapat memberikan tekanan berat terhadap perekonomian mereka.

Dalam tiga tahun negosiasi, negara-negara bagian cekungan atas menolak pemangkasan wajib dengan alasan pasokan air mereka sendiri juga terus menurun akibat kekeringan parah di wilayah barat AS. Perunding Arizona, Tom Buschatzke, mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan pemerintah federal kini lebih banyak membahas mekanisme pemangkasan setelah 2028. Departemen Dalam Negeri AS nantinya akan berkonsultasi dengan negara-negara bagian mengenai pedoman operasional yang akan ditinjau setiap dua tahun.

Newsom Minta Beban Dibagi Merata

Gubernur California, Gavin Newsom, menekankan bahwa seluruh tujuh negara bagian yang bergantung pada Sungai Colorado harus turut serta dalam upaya konservasi. “Rencana operasional ini hanya memberikan stabilitas jangka pendek,” katanya.

Menurut Newsom, solusi jangka panjang harus membagi tanggung jawab secara lebih adil dengan mempertimbangkan kondisi Sungai Colorado yang terus berubah akibat berkurangnya pasokan air. Hidrolog dari Arizona State University, Sarah Porter, menilai potensi gugatan hukum dari Arizona masih terbuka, terutama terkait kebijakan pengelolaan periode 2029 hingga 2036. Ia menambahkan bahwa pemerintah federal memiliki kewenangan untuk memperbesar pemangkasan atau membatasi pelepasan air dari Danau Powell apabila level waduk terus turun.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perselisihan mengenai pembagian air Sungai Colorado masih jauh dari selesai, sementara tekanan kekeringan terus meningkatkan kebutuhan mendesak untuk mengurangi konsumsi air di tujuh negara bagian yang bergantung pada sungai tersebut.