DailyFX.ID — JAKARTA – Investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp 216,9 miliar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi I, Rabu (26/8/2026). Perhatian utama asing tertuju pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dihimpun Stockbit Sekuritas, asing memborong saham BMRI senilai Rp 205,3 miliar berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Total volume pembelian mencapai 49,2 juta saham.
Transaksi besar di pasar reguler ini terjadi bersamaan dengan pelemahan harga saham BMRI. Hingga berita ini ditayangkan, saham BMRI tercatat melemah 0,48% ke level Rp 4.180 per lembar. Dalam sebulan terakhir, saham BMRI telah melonjak 1,2%, namun secara year-to-date (ytd), sahamnya masih terkoreksi 18%.
Data dari bursa menunjukkan, total saham BMRI yang ditransaksikan mencapai 100,3 juta lembar dengan frekuensi sebanyak 18,4 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan pada saham ini mencapai Rp 418,3 miliar.
Aktivitas pembelian oleh asing ini melanjutkan tren positif dari perdagangan sebelumnya, Senin (24/8/2026), di mana saham BMRI juga banyak dibeli asing dengan catatan net buy Rp 21,8 miliar.
Dalam catatannya untuk perdagangan Rabu (26/8/2026), CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target terdekat saham BMRI berada di rentang harga Rp 4.223 hingga Rp 4.247. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support saham BMRI pada level Rp 4.147-Rp 4.173.
Ikuti DailyFX.ID
