— JAKARTA – Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 335,8 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (23/9/2026). Porsi terbesar dari aksi jual tersebut difokuskan pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Berdasarkan data BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas, investor asing membukukan net sell saham BBRI senilai Rp 128,7 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata sesi I. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 40,6 juta unit.

Aktivitas jual beli di pasar reguler ini terjadi bersamaan dengan harga saham BBRI yang terpantau stagnan pada level Rp 3.180 hingga berita ini ditayangkan. Dalam sebulan terakhir, saham BBRI mengalami pelemahan 1,55%, dan secara year to date (ytd) tercatat turun 13,1%.

Data dari PT Bursa Efek Indonesia (IDX) menunjukkan bahwa sebanyak 110,5 juta saham BBRI telah ditransaksikan. Transaksi ini melibatkan frekuensi sebanyak 19,7 ribu kali dengan total nilai mencapai Rp 350,3 miliar.

Aksi jual oleh investor asing ini melanjutkan tren dari perdagangan sebelumnya pada Selasa (22/9/2026), di mana saham BBRI juga banyak dilepas asing dengan total net sell mencapai Rp 339,4 miliar.

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia dalam analisisnya untuk perdagangan Rabu (23/9/2026) menetapkan target terdekat untuk saham BBRI berada di kisaran harga Rp 3.243 hingga Rp 3.307.

Secara analisis teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia juga mengidentifikasi area support untuk harga saham BBRI pada rentang Rp 3.107 hingga Rp 3.143.