DailyFX.ID — JAKARTA – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Total nilai dividen yang akan dibagikan mencapai Rp 6,16 triliun, dengan besaran Rp 66 per saham.
Batas akhir pembelian saham Bank Mandiri untuk mendapatkan hak dividen (cum date) di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 15 September 2026. Setelah tanggal tersebut, investor yang membeli saham BMRI tidak lagi berhak menerima dividen interim ini.
Pada penutupan perdagangan kemarin, saham Bank Mandiri ditutup menguat 1,83% ke level Rp 4.440. Penguatan ini terjadi meskipun investor asing mencatatkan net sell senilai Rp 171,95 miliar. Saham BMRI berhasil berbalik arah setelah mengalami tren penurunan selama tiga hari bursa sebelumnya.
Dengan harga penutupan tersebut, potensi yield dividen interim Bank Mandiri diperkirakan berada di kisaran 1,48%. Tanggal efektif dividen (ex date) di pasar reguler dan negosiasi adalah 16 September 2026.
Investor yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 17 September 2026 pukul 16.00 WIB berhak menerima dividen interim ini. Pembayaran dividen dijadwalkan akan dilaksanakan pada 2 Oktober 2026.
Analis dari CGS International Sekuritas merekomendasikan saham Bank Mandiri sebagai salah satu pilihan pada 15 September. Mereka menetapkan level support di 4.360 dan cutloss jika harga menembus di bawah 4.280. Jika harga bertahan di atas 4.360, potensi kenaikan jangka pendek diperkirakan menuju rentang 4.520-4.600.
Ikuti DailyFX.ID
