DailyFX.ID — Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 383,6 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (15/9/2026). Aksi ini menyasar empat saham bank besar.
Empat saham bank yang dilepas oleh investor asing tersebut meliputi saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Berdasarkan data dari BEI yang dilaporkan Stockbit Sekuritas, aksi jual bersih terbesar terjadi pada saham BMRI senilai Rp 176,9 miliar.
Volume saham BMRI yang dijual mencapai 40,5 juta lembar dengan harga rata-rata pada sesi I. Aksi jual ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BMRI mengalami pelemahan. Hingga berita ini ditayangkan, saham BMRI melemah 2,03% ke level Rp 4.350. Meskipun melemah pada hari ini, saham BMRI tercatat menguat 4,3% dalam sebulan terakhir, namun turun 14,7% secara year to date (ytd).
Data dari IDX menunjukkan, total saham BMRI yang ditransaksikan mencapai 72,8 juta lembar dengan frekuensi 16,3 ribu kali, dan nilai transaksi sebesar Rp 317,6 miliar.
Selanjutnya, investor asing juga mencatatkan net sell pada saham BBRI senilai Rp 95,4 miliar. Volume saham BBRI yang dilepas mencapai 28,5 juta lembar dengan harga rata-rata pada sesi I. Saham BBRI juga melemah saat aksi jual ini berlangsung, turun 2,06% ke level Rp 3.330. Dalam sebulan terakhir, BBRI justru melesat 6,7%, namun secara ytd masih terkoreksi 9%.
Total transaksi saham BBRI mencapai 99,8 juta lembar dengan frekuensi 20,3 ribu kali, dan nilai transaksi Rp 333,9 miliar.
Saham BBNI juga tidak luput dari aksi jual asing, dengan net sell tercatat sebesar Rp 46,3 miliar. Volume saham yang dijual mencapai 12,2 juta lembar dengan harga rata-rata sesi I. Saham BBNI melemah 2,3% ke level Rp 3.780. Dalam sebulan terakhir, BBNI menguat 4,1%, namun secara ytd mengalami penurunan 13,5%.
Data IDX mencatat, total saham BBNI yang ditransaksikan sebanyak 19,6 juta lembar dengan frekuensi 6.497 ribu kali, dan nilai transaksi Rp 74,26 miliar.
Terakhir, saham BBCA juga mengalami net sell dari investor asing sebesar Rp 27,8 miliar. Volume saham yang dilepas sebanyak 4,3 juta lembar dengan harga rata-rata sesi I. Saham BBCA tercatat melemah 0,7% di level Rp 6.450. Dalam sebulan terakhir, BBCA menguat 1,5%, namun secara ytd menunjukkan pelemahan 20,1%.
Total transaksi saham BBCA mencapai 45,6 juta lembar dengan frekuensi 10,67 ribu kali, dan nilai transaksi Rp 292,6 miliar.
Ikuti DailyFX.ID
