— JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan atau suspensi terhadap tiga saham emiten pada Rabu (16/9/2026), memasuki sesi I perdagangan. Pemberhentian sementara ini menyasar saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), PT Semacom Integrated Tbk (SEMA), dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG).

Keputusan suspensi diambil BEI karena adanya kenaikan harga kumulatif yang bergerak secara tidak wajar pada ketiga saham tersebut. Fenomena ini memicu kekhawatiran akan potensi kerugian investor jika tidak ada langkah mitigasi.

Berdasarkan data Stockbit, saham ALKA menunjukkan performa luar biasa dengan lonjakan 183,5% dalam sebulan terakhir dan melesat 1.921,8% secara year to date (ytd). Saham SEMA juga mencatatkan kenaikan signifikan, yakni 143,7% dalam sebulan dan 87,2% ytd. Sementara itu, saham UDNG justru mengalami penurunan drastis, anjlok 62,6% dalam sebulan dan 90,6% ytd.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah sebagai mekanisme pendinginan atau cooling down. Langkah ini merupakan bentuk perlindungan bagi para investor di pasar modal.

“Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (16/9/2026). Ia menambahkan, pihak yang berkepentingan diimbau untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perseroan.