— JAKARTA – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu, mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Total nilai dividen yang akan dibagikan mencapai US$10 juta, atau sekitar Rp178,95 miliar.

Setiap pemegang saham CDIA akan menerima dividen sebesar Rp1,4221 per saham. Pembayaran dividen ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada pertengahan bulan depan.

Corporate Secretary Chandra Daya Investasi, Merly, menjelaskan bahwa keputusan pembagian dividen interim ini telah disetujui oleh dewan komisaris pada 18 September 2026. “Sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada tanggal 18 September 2026, perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2026 dengan nilai setinggi-tingginya US$10 juta,” ungkap Merly dalam keterangan resminya kepada otoritas bursa pada Selasa (22/9/2026).

Merly merinci bahwa dasar pembagian dividen interim sebesar US$10 juta ini adalah data keuangan perseroan per 30 Juni 2026. Pada semester I-2026, laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai US$17,29 juta. Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar US$98,89 juta, dengan total ekuitas mencapai US$1,10 miliar atau setara Rp19,59 triliun.

Jadwal terkait pembagian dividen ini juga telah ditetapkan. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi akan jatuh pada 30 September 2026. Selanjutnya, ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2026.

Sementara itu, cum dividen di pasar tunai dan daftar pemegang saham (DPS) yang berhak menerima dividen tunai dijadwalkan pada 2 Oktober 2026. Ex dividen di pasar tunai akan berlangsung pada 5 Oktober 2026. “Tanggal pembayaran dividen pada 22 Oktober 2026,” tutup Merly.